
Pesrta didik PKBM Baji Minasa mendapat penghargaan peringkat pertama TKA dari Dinas Pendidikan Sinjai, Kamis (18/6/2026).
Kabarpendidikan.net -- Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Baji Minasa, Sinjai menorehkan prestasi membanggakan dari Dinas Pendidikan Sinjai. Lembaga pendidikan non formal ini memboyong sejumlah penghargaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) tahun 2026.
Penghargaan tersebut dipersembahkan oleh peserta didik bernama Riming yang meraih rata-rata tertinggi pertama dengan nilai 86,67 persen TKA paket A. Kemudian, peserta didik Baji Minasa, Syahrul juga merebut rata-rata tertinggi pertama dengan nilai 73,42 persen TKA paket C.
Selain itu, posisi kedua dan ketiga TKA paket C juga diraih oleh PKBM Baji Minasa. Diserahkan oleh Kepala Dinas Pendidikan Sinjai, Irwan Suaib di Cafe D'Simple, Kamis (18/6/2026).
Ketua PKBM Baji Minasa, Herawati,S.Pd.M.Pd, mengatakan, penghargaan TKA merupakan langkah yang sangat positif dan strategis dalam dunia pendidikan. Kegiatan ini tidak hanya berfungsi sebagai bentuk apresiasi formal, tetapi juga memiliki dampak luas,
"Ini Menjadi pemantik semangat bagi para siswa atau peserta didik untuk bersaing secara sehat dan meningkatkan intensitas belajar mereka," ujarnya.
Selain itu, dengan diberikannya penghargaan yang telah mendapatkan nilai tertinggi menjadi bukti nyata di bidang pendidikan formal dan non Formal khususnya paket C bahwa nilai kompetensi atau nilai lulusan sama.
Oleh karena itu dia berharap, penghargaan ini tidak hanya berputar di lingkungan atau siswa tersebut. Melainkan mampu memicu pemerataan kualitas akademik di seluruh kelas atau satuan pendidikan.
Apalagi Ketua PKBM Bajiminasa selalu mendorong peningkatan kompetensi para tutor yang ada di PKBM Bajiminasa denga melaksanakan pelatihan secara konsisten, baik itu pengembangan kurikulum merdeka melalui Pembelajaran Mendalam maupun peningkatan kapasitas pengelolaan PKBM.
"Alhasil para tutor memiliki keretivitas dan inovasi yang cemerlang, peserta didik mampu mengukir prestasi melalui ujian TKA yang di laksanakan secara nasional," tambahnya. (miftah)