
SDN 35 Dumme melaksanakan penerimaan rapor semester II, Jumat (19/6/2026).
Kabarpendidikan.net – SD Negeri 35 Dumme melaksanakan kegiatan penerimaan hasil belajar atau rapor semester II pada Jumat (19/6/2026). Acara ini berlangsung di lingkungan sekolah dengan penuh kebersamaan dan dihadiri oleh pihak Komite Sekolah, ayah/ibu dari orang tua siswa, serta pendidik dan tenaga kependidikan SDN No. 35 Dumme.
Kegiatan penerimaan rapor ini tidak hanya menjadi momen akademik, tetapi juga wadah untuk membangun silaturahmi antara sekolah dan orang tua/wali murid. Selain itu, kegiatan ini berfungsi sebagai jembatan komunikasi dalam memantau perkembangan anak, baik dari segi nilai, sikap, maupun kedisiplinan.
Melalui kegiatan ini, pihak sekolah memberikan kesempatan kepada orang tua untuk memahami lebih dalam capaian anak-anak mereka. Evaluasi menyeluruh terhadap hasil belajar diharapkan dapat menjadi bahan refleksi bersama, sehingga orang tua dan guru dapat bersinergi dalam mendukung perkembangan peserta didik.
Kepala SDN 35 Dumme, Rosmiati, S.Pd, menyampaikan harapan agar momen penerimaan rapor dapat memperkuat komunikasi antara pihak sekolah dan keluarga. Menurutnya, pendidikan yang sukses membutuhkan keselarasan antara guru dan orang tua. “Berikan apresiasi atas setiap usaha anak, dan jadikan kekurangan sebagai bahan evaluasi bersama untuk perbaikan ke depan,” ujarnya.
Bagi peserta didik, kegiatan ini menjadi dorongan untuk terus belajar dengan penuh semangat. Kepala sekolah berpesan agar siswa senantiasa menjadi pribadi yang jujur, disiplin, dan santun dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini sejalan dengan visi sekolah untuk menumbuhkan karakter positif pada setiap anak.
Sekolah juga menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan mutu pelayanan, fasilitas, dan metode pembelajaran. Dengan demikian, anak-anak dapat merasa aman, nyaman, dan bahagia dalam menempuh pendidikan di SDN 35 Dumme.
Kegiatan penerimaan rapor semester II ini menjadi bukti nyata bahwa pendidikan bukan hanya soal pencapaian akademik, tetapi juga tentang membangun karakter, komunikasi, dan sinergi antara sekolah dan keluarga demi masa depan anak-anak. Tradisi positif ini diharapkan dapat terus berlanjut sebagai bagian dari komitmen sekolah dalam mendukung generasi penerus bangsa. (amar)