GERIMIS Jadi Langkah SDN No. 196 Mangasa Perkuat Budaya Literasi
kabarpendidikan.net – SD Negeri No. 196 Mangasa terus memperkuat budaya literasi di lingkungan sekolah melalui program GERIMIS (Gerakan Literasi Kamis). Kegiatan yang dilaksanakan setiap Kamis ini diawali dengan pembiasaan membaca selama 15 menit sebelum proses pembelajaran dimulai sebagai upaya menumbuhkan minat baca peserta didik sejak dini. Kamis (2/7/26).
Kepala SD Negeri No. 196 Mangasa, Nursaenab, mengatakan bahwa GERIMIS merupakan salah satu program unggulan sekolah yang dirancang untuk membentuk kebiasaan membaca secara berkelanjutan. Melalui kegiatan tersebut, peserta didik diajak memanfaatkan waktu sebelum belajar untuk membaca berbagai bahan bacaan yang sesuai dengan usia dan tingkat perkembangannya.
"Budaya membaca tidak bisa tumbuh secara instan, tetapi harus dibangun melalui pembiasaan yang dilakukan secara konsisten. Kami berharap peserta didik menjadikan membaca sebagai kebiasaan yang menyenangkan, baik di sekolah maupun di rumah," ujar Nursaenab.
Sebagai bentuk dukungan terhadap program tersebut, sekolah menyediakan pojok baca yang berada di sudut lapangan dekat perpustakaan. Fasilitas ini menjadi ruang yang nyaman bagi peserta didik untuk membaca saat waktu luang sekaligus memperkuat budaya literasi di lingkungan sekolah.
Menurut Nursaenab, program GERIMIS merupakan implementasi dari Kurikulum Satuan Pendidikan (KSP) yang disusun bersama oleh guru, tenaga kependidikan, dan komite sekolah. Melalui pembiasaan membaca, peserta didik diharapkan memiliki kemampuan memahami informasi, berpikir kritis dan kreatif, serta tumbuh menjadi pribadi yang mencintai ilmu pengetahuan.
Pelaksanaan GERIMIS sejak awal tahun pelajaran juga menjadi wujud nyata penerapan salah satu misi SD Negeri No. 196 Mangasa dalam membangun generasi yang cerdas, berkarakter, dan berprestasi. Dengan pembiasaan yang dilakukan secara berkelanjutan, sekolah optimistis budaya literasi akan semakin berkembang dan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari seluruh warga sekolah. (Azhar)
