Drama Kolosal Kemerdekaan, 436 Siswa SMPN 7 Sinjai Tampilkan Semangat Perjuangan
| Siswa UPTD SMPN 7 Sinjai menampilkan drama kolosal kemerdekaan dalam Pentas Gebyar Kemerdekaan Gelar Karya Kokurikuler, Kamis (27/8/2026). |
Kegiatan yang berlangsung di UPTD SMP Negeri 7 Sinjai tersebut merupakan hari kedua pelaksanaan Pentas Gebyar Kemerdekaan yang digelar pada Rabu–Kamis, 26–27 Agustus 2026. Para siswa tampil membawakan drama kolosal bertema perjuangan dan kemerdekaan dengan penuh semangat, kreativitas, serta kekompakan.
Kepala UPTD SMP Negeri 7 Sinjai, H. Nahiruddin, S.Pd., M.M., mengatakan kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi pertunjukan seni, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembelajaran yang memberikan pengalaman langsung kepada siswa untuk berani tampil dan bekerja sama.
“Drama kolosal ini menjadi wadah bagi siswa untuk mengembangkan kreativitas, keberanian, kerja sama, dan tanggung jawab, sekaligus menumbuhkan rasa cinta tanah air,” ujar H. Nahiruddin.
Menurutnya, antusiasme dan kekompakan siswa selama kegiatan menjadi kesan tersendiri bagi sekolah. Setiap siswa menunjukkan keberanian dalam menjalankan peran masing-masing sehingga menciptakan pertunjukan yang hidup dan penuh semangat.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan sebagai pengalaman belajar yang menyenangkan dan bermakna bagi peserta didik.
“Teruslah berkarya, berani tampil, dan jangan takut mencoba hal-hal baru. Jadikan setiap kegiatan sebagai kesempatan untuk belajar, bekerja sama, dan membangun kepercayaan diri,” pesannya.
H. Nahiruddin menegaskan, semangat kemerdekaan hendaknya tidak berhenti di atas panggung. Nilai perjuangan perlu diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama melalui semangat belajar, kedisiplinan, kerja sama, dan prestasi.
Pentas Gebyar Kemerdekaan Gelar Karya Kokurikuler UPTD SMP Negeri 7 Sinjai sendiri menampilkan sejumlah karya siswa, di antaranya Vocal Grup Perjuangan, Video Kreatif Kemerdekaan, dan Drama Kolosal Kemerdekaan.
Melalui kegiatan tersebut, sekolah berupaya menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengasah karakter, kreativitas, dan kemampuan berkolaborasi. (tya)