Pelangi Kebinekaan, Warnai Karnaval Kemerdekaan SD Negeri 196 Mangasa
![]() |
| Peserta SD Negeri 196 Mangasa ketika mengikuti Karnaval dalam rangka peringatan HUT RI ke 81 Tahun di Jl. Persatuan Raya, Kel. Biringere, Kec. Sinjai Utara. Selasa (11/8/26). |
Kabarpendidikan.net – Semangat kemerdekaan dan keberagaman Indonesia mewarnai keikutsertaan SD Negeri No. 196 Mangasa dalam kegiatan karnaval dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Sinjai. Mengusung tema “Pelangi Kebinekaan”, para siswa tampil dengan beragam kostum yang menggambarkan kekayaan budaya, profesi, dan kreativitas anak Indonesia. Selasa (11/8/26).
Dalam karnaval tersebut, siswa mengenakan berbagai kostum, mulai dari pakaian pahlawan, pakaian profesi, pakaian adat Papua, petani, hingga paronda. Keberagaman penampilan tersebut menjadi simbol bahwa perbedaan bukanlah penghalang, melainkan kekayaan yang dapat menyatukan bangsa dalam semangat Bhinneka Tunggal Ika.
Tidak hanya mengandalkan kostum, kreativitas siswa juga terlihat dari pemanfaatan berbagai bahan bekas dan ramah lingkungan. Tali rafia bekas yang sudah tidak terpakai dikreasikan menjadi bagian dari kostum, sementara daun nangka dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan topi.
Kreativitas lainnya terlihat pada pemanfaatan kain bekas dari kantongan pembungkus makanan berwarna merah putih yang disulap menjadi gaun. Kertas HVS bekas pun dimanfaatkan kembali menjadi sayap yang mempercantik kostum peserta karnaval.
Pemanfaatan barang bekas tersebut menjadi bagian penting dari pesan yang ingin disampaikan melalui tema “Pelangi Kebinekaan”. Para siswa tidak hanya diajak mengenal keberagaman Indonesia, tetapi juga belajar menjaga lingkungan dengan mengurangi sampah dan mengubah barang yang tidak terpakai menjadi karya yang bernilai.
Melalui kegiatan ini, SD Negeri No. 196 Mangasa berupaya menanamkan nilai kebinekaan, cinta budaya, kepedulian terhadap lingkungan, serta keberanian untuk berkarya dan berinovasi sejak dini.
“Pelangi Kebinekaan” menjadi gambaran bahwa semangat kemerdekaan dapat dirayakan dengan cara yang kreatif dan edukatif. Berbagai perbedaan dalam penampilan, budaya, maupun profesi berpadu menjadi satu dalam suasana kebersamaan.
Berbeda dalam penampilan, bersatu dalam semangat. Pelangi Kebinekaan, karya anak negeri untuk Indonesia. (Azhar)
