Prestasi Gemilang di Lomba Keagamaan, Tiga Siswa SD Negeri 196 Mangasa Raih Juara

Peserta Didik SD Negeri 196 Mangasa mengikuti kegiatan pembinaan keagamaan di lingkungan sekolah. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah dalam meningkatkan kemampuan peserta didik dalam bidang keagamaan sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an.

Kabarpendidikan.net
— Prestasi membanggakan kembali ditorehkan peserta didik SD Negeri 196 Mangasa melalui ajang Lomba Keagamaan tingkat SD, khususnya pada cabang Tartil dan Tahfiz Al-Qur’an.

‎Dalam ajang tersebut, tiga peserta didik SD Negeri 196 Mangasa berhasil membawa pulang prestasi. Muh. Alfian sukses meraih Juara I Qari Tartil Terbaik, sementara Nabila Khumaira meraih Juara III Qari’ah Tartilah dan Andi Dian Anggraeni berhasil meraih Juara III Qari’ah Hafizah.

‎Capaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar SD Negeri 196 Mangasa. Prestasi itu juga menjadi buah dari kerja keras, ketekunan, serta pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan oleh sekolah.

‎Kepala SD Negeri 196 Mangasa, Nursaenab, S.Pd., menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya kepada para peserta didik yang telah menunjukkan kemampuan terbaiknya.

‎“Kami sangat bangga atas prestasi yang diraih anak-anak. Ini merupakan hasil dari ketekunan mereka dalam berlatih, serta dukungan dan bimbingan dari guru, pembina, dan orang tua. Semoga prestasi ini semakin menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap Al-Qur’an,” ujar Nursaenab.

‎Sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kemampuan sekaligus menanamkan karakter religius peserta didik, SD Negeri 196 Mangasa secara rutin melaksanakan kegiatan ekstrakurikuler keagamaan satu kali dalam sepekan.

‎Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi peserta didik untuk mengembangkan kemampuan membaca Al-Qur’an, tartil, tahfiz, sekaligus membangun karakter yang beriman, disiplin, dan berakhlak mulia.

‎Keberhasilan ketiga peserta didik tersebut juga tidak terlepas dari bimbingan dan pendampingan Ibu Arianti dan Ibu A. Hasmi, serta dukungan kepala sekolah, dewan guru, dan orang tua.

‎Nursaenab berharap capaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi peserta didik lainnya untuk terus belajar dan mengembangkan potensi, khususnya dalam bidang keagamaan.

‎“Semoga prestasi ini menjadi inspirasi bagi siswa-siswi lainnya untuk terus mencintai dan mempelajari Al-Qur’an. Prestasi penting, tetapi yang lebih utama adalah bagaimana ilmu dan kecintaan terhadap Al-Qur’an dapat menjadi bagian dari kehidupan mereka,” tambahnya.

‎Prestasi tiga peserta didik tersebut sekaligus memperkuat komitmen SD Negeri 196 Mangasa dalam mencetak generasi yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki karakter religius dan kecintaan terhadap Al-Qur’an. (Azhar)