‎Turun Gunung dari Duampanuae, Siswa UPTD SMPN 21 Sinjai Ramaikan Karnaval Kemerdekaan

Siswa UPTD SMPN 21 Sinjai tampil penuh semangat dalam karnaval kemerdekaan. Datang dari Desa Duampanuae, Kecamatan Bulupoddo, keikutsertaan ini menjadi ajang menambah pengalaman sekaligus mempererat silaturahmi antarpelajar se-Kabupaten Sinjai.
kabarpendidikan.net – Semangat untuk mencari pengalaman dan mempererat persaudaraan antarpelajar membawa siswa UPTD SMP Negeri 21 Sinjai “turun gunung” dari Desa Duampanuae, Kecamatan Bulupoddo, untuk ambil bagian dalam kegiatan karnaval dalam rangka memeriahkan semangat kemerdekaan RI ke- 81 di Kabupaten Sinjai, Selasa (11/8/26).

Di bawah kepemimpinan Kepala UPTD SMPN 21 Sinjai, Razak, keikutsertaan dalam karnaval ini tidak sekadar menjadi ajang menampilkan kreativitas siswa. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi para pelajar untuk mendapatkan pengalaman baru sekaligus membangun silaturahmi dengan siswa dari berbagai sekolah se-Kabupaten Sinjai. ‎

Bagi siswa UPTD SMPN 21 Sinjai yang berada di wilayah Desa Duampanuae, Kecamatan Bulupoddo, perjalanan mengikuti karnaval menjadi pengalaman tersendiri. 

Mereka hadir membawa semangat dari daerah, sekaligus menunjukkan bahwa keterbatasan jarak bukan penghalang untuk belajar, berinteraksi, dan mengambil bagian dalam kegiatan bersama. 

Karnaval menjadi ruang bagi para siswa untuk keluar dari lingkungan sekolah dan bertemu dengan pelajar lainnya. Interaksi tersebut memberikan pengalaman sosial yang berharga, menumbuhkan rasa percaya diri, serta memperluas wawasan siswa tentang keberagaman potensi dan kreativitas pelajar di Kabupaten Sinjai. 

‎Keikutsertaan UPTD SMPN 21 Sinjai juga tidak lepas dari dukungan dan kolaborasi berbagai pihak. Persiapan hingga pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui kerja sama antara guru dan orang tua siswa. ‎ ‎Kolaborasi tersebut menjadi bukti bahwa keberhasilan sebuah kegiatan pendidikan tidak hanya lahir dari lingkungan sekolah, tetapi juga dari dukungan keluarga dan masyarakat. Guru memberikan pendampingan dan arahan, sementara orang tua turut mengambil bagian dalam mendukung kesiapan anak-anak mereka mengikuti kegiatan.

Melalui momentum ini, UPTD SMPN 21 Sinjai ingin menanamkan kepada siswa bahwa kemerdekaan dapat dimaknai dengan keberanian untuk melangkah, mencari pengalaman, membangun persahabatan, dan berpartisipasi dalam kegiatan yang mempererat persatuan.

‎Dari Duampanuae, mereka datang membawa semangat. Dari karnaval, mereka pulang membawa pengalaman dan cerita. Sebuah perjalanan sederhana yang menjadi bagian dari proses tumbuhnya generasi muda Sinjai yang percaya diri, berani bersosialisasi, dan mampu menghargai keberagaman. 

Turun gunung untuk mencari pengalaman, melangkah untuk menjalin silaturahmi, dan bersama-sama merayakan kemerdekaan. (Azhar)