Turun Gunung dari Duampanuae, Siswa UPTD SMPN 21 Sinjai Ramaikan Karnaval Kemerdekaan
Di bawah kepemimpinan Kepala UPTD SMPN 21 Sinjai,
Razak, keikutsertaan dalam karnaval ini tidak sekadar menjadi ajang menampilkan
kreativitas siswa. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi
para pelajar untuk mendapatkan pengalaman baru sekaligus membangun silaturahmi
dengan siswa dari berbagai sekolah se-Kabupaten Sinjai.
Bagi siswa UPTD SMPN
21 Sinjai yang berada di wilayah Desa Duampanuae, Kecamatan Bulupoddo,
perjalanan mengikuti karnaval menjadi pengalaman tersendiri.
Mereka hadir
membawa semangat dari daerah, sekaligus menunjukkan bahwa keterbatasan jarak
bukan penghalang untuk belajar, berinteraksi, dan mengambil bagian dalam
kegiatan bersama.
Karnaval menjadi ruang bagi para siswa untuk keluar dari
lingkungan sekolah dan bertemu dengan pelajar lainnya. Interaksi tersebut
memberikan pengalaman sosial yang berharga, menumbuhkan rasa percaya diri, serta
memperluas wawasan siswa tentang keberagaman potensi dan kreativitas pelajar di
Kabupaten Sinjai.
Keikutsertaan UPTD SMPN 21 Sinjai juga tidak lepas dari
dukungan dan kolaborasi berbagai pihak. Persiapan hingga pelaksanaan kegiatan
dilakukan melalui kerja sama antara guru dan orang tua siswa. Kolaborasi
tersebut menjadi bukti bahwa keberhasilan sebuah kegiatan pendidikan tidak hanya
lahir dari lingkungan sekolah, tetapi juga dari dukungan keluarga dan
masyarakat. Guru memberikan pendampingan dan arahan, sementara orang tua turut
mengambil bagian dalam mendukung kesiapan anak-anak mereka mengikuti kegiatan.
Melalui momentum ini, UPTD SMPN 21 Sinjai ingin menanamkan kepada siswa bahwa
kemerdekaan dapat dimaknai dengan keberanian untuk melangkah, mencari
pengalaman, membangun persahabatan, dan berpartisipasi dalam kegiatan yang
mempererat persatuan.
Dari Duampanuae, mereka datang membawa semangat. Dari
karnaval, mereka pulang membawa pengalaman dan cerita. Sebuah perjalanan
sederhana yang menjadi bagian dari proses tumbuhnya generasi muda Sinjai yang
percaya diri, berani bersosialisasi, dan mampu menghargai keberagaman.
Turun
gunung untuk mencari pengalaman, melangkah untuk menjalin silaturahmi, dan
bersama-sama merayakan kemerdekaan. (Azhar)
