UPTD SMP Negeri 31 Sinjai Laksanakan Pengimbasan Penjaminan Mutu Pendidikan dan Pemanfaatan Papan Interaktif Digital
Kabarpendidikan.net — UPTD SMP Negeri 31 Sinjai melaksanakan kegiatan pengimbasan implementasi penjaminan mutu pendidikan dan pemanfaatan Papan Interaktif Digital (PID) atau Interactive Flat Panel (IFP) kepada satuan pendidikan di wilayah Pulau Kanalo Kecamatan Pulau Sembilan. Kegiatan tersebut berlangsung di UPTD SMP Negeri 31 Sinjai, Pulau Kanalo I, Desa Pulau Persatuan, Kecamatan Pulau Sembilan, Rabu (26/8/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh peserta dari SD Negeri 22 Kanalo II dan SD Negeri 151 Kanalo I. Pengimbasan menjadi momentum untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, serta praktik baik dalam mendukung peningkatan mutu pembelajaran sekaligus mendorong pemanfaatan teknologi digital di lingkungan satuan pendidikan.
Kepala UPTD SMP Negeri 31 Sinjai, Herawati Sulaeman, mengatakan bahwa kegiatan pengimbasan merupakan bagian penting dari upaya berbagi praktik baik antarsatuan pendidikan, khususnya dalam penerapan penjaminan mutu dan pemanfaatan teknologi untuk mendukung pembelajaran.
“Kami berharap kegiatan pengimbasan ini tidak hanya menjadi ajang berbagi informasi, tetapi juga dapat memberikan pengalaman dan praktik baik yang bisa diterapkan di sekolah masing-masing. Penjaminan mutu pendidikan membutuhkan komitmen bersama dan dilakukan secara berkelanjutan,” ujar Herawati.
Menurutnya, keberadaan Papan Interaktif Digital memberikan peluang bagi guru untuk menghadirkan proses pembelajaran yang lebih interaktif, menarik, dan sesuai dengan perkembangan teknologi pendidikan.
“Papan Interaktif Digital atau IFP merupakan salah satu sarana yang dapat dimanfaatkan guru untuk membuat pembelajaran lebih interaktif. Teknologi ini bukan sekadar perangkat, tetapi bagaimana guru mampu menggunakannya secara tepat untuk meningkatkan keterlibatan dan pengalaman belajar peserta didik,” jelasnya.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan penguatan mengenai implementasi penjaminan mutu pendidikan serta praktik pemanfaatan Papan Interaktif Digital dalam proses pembelajaran. Peserta juga diberikan kesempatan untuk mengenal berbagai fitur dan kemungkinan pemanfaatan IFP sebagai media pembelajaran yang dapat mendukung penyampaian materi secara lebih visual dan interaktif.
Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui penyampaian materi, praktik, diskusi, dan berbagi pengalaman. Peserta dari SD Negeri 22 Kanalo II dan SD Negeri 151 Kanalo I tampak antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan, khususnya dalam mengenal pemanfaatan perangkat digital untuk mendukung pembelajaran di kelas.
Herawati menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi harus diiringi dengan peningkatan kompetensi guru agar perangkat yang tersedia benar-benar memberikan dampak terhadap kualitas pembelajaran.
“Teknologi hanyalah alat. Yang paling menentukan adalah bagaimana guru menggunakannya untuk menciptakan pembelajaran yang bermakna. Karena itu, peningkatan kompetensi dan kemauan untuk terus belajar menjadi hal yang sangat penting,” tambahnya.
Ia berharap praktik baik yang dibagikan melalui kegiatan tersebut dapat diterapkan dan dikembangkan oleh sekolah peserta sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing.
“Kami berharap setelah mengikuti pengimbasan ini, teman-teman dari sekolah peserta dapat membawa pulang pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh untuk dikembangkan di sekolah masing-masing. Semoga kolaborasi seperti ini terus berlanjut sehingga semakin banyak sekolah yang mendapatkan manfaat,” harap Herawati.
Kegiatan pengimbasan tersebut sekaligus memperkuat kolaborasi antarsatuan pendidikan di Kecamatan Pulau Sembilan dalam membangun budaya mutu dan mendorong transformasi pembelajaran berbasis teknologi.
Melalui berbagi praktik baik, penguatan kapasitas guru, serta optimalisasi pemanfaatan Papan Interaktif Digital, satuan pendidikan diharapkan mampu menghadirkan pembelajaran yang semakin adaptif, interaktif, dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik. (Azhar)
