83 ARUCA, Gerakan Cinta Aksara SD Negeri 83 Aruhu untuk Tumbuhkan Generasi Gemar Membaca
Kabarpendidikan.net — Ada cara sederhana yang terus dijaga SD Negeri 83 Aruhu, Kecamatan Bulupoddo, Kabupaten Sinjai, untuk menumbuhkan kecintaan peserta didik terhadap buku. Melalui 83 ARUCA (83 Aruhu Cinta Aksara), siswa diajak meluangkan waktu membaca setiap hari Rabu selama 15 menit sebelum memulai pembelajaran.
Kegiatan yang berlangsung di depan ruang kelas masing-masing, Rabu (16/9/26), bukan sekadar rutinitas membaca. 83 ARUCA dirancang sebagai inovasi literasi untuk membangun budaya membaca sekaligus menumbuhkan rasa ingin tahu siswa terhadap pengetahuan.
Dalam pelaksanaannya, peserta didik diberikan kesempatan membaca berbagai bahan bacaan sesuai usia dan tingkat perkembangan mereka. Buku cerita, pengetahuan umum, ensiklopedia anak, hingga bacaan lainnya menjadi pilihan siswa dalam menjelajahi dunia melalui buku.
Setelah membaca, siswa juga dapat menceritakan kembali isi bacaan, menyampaikan informasi yang diperoleh, menuliskan kesan, maupun berbagi pengetahuan baru kepada teman-temannya. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya melatih kemampuan membaca, tetapi juga mengembangkan kemampuan memahami informasi dan keberanian berkomunikasi.
Kepala SD Negeri 83 Aruhu, Huldah, S.Pd., mengatakan budaya literasi tidak dapat dibangun secara instan, melainkan membutuhkan pembiasaan yang dilakukan secara konsisten.
“83 ARUCA kami hadirkan sebagai upaya membangun kecintaan anak-anak terhadap aksara, buku, dan pengetahuan. Kami percaya kebiasaan kecil yang dilakukan secara rutin dapat memberikan dampak besar terhadap perkembangan mereka,” ujar Huldah.
Menurutnya, membaca perlu dikenalkan sebagai aktivitas yang menyenangkan, bukan semata-mata kewajiban. Karena itu, sekolah memberikan ruang kepada siswa untuk memilih bacaan dan membagikan kembali pengetahuan yang mereka peroleh.
“Kami ingin anak-anak menemukan kesenangan dalam membaca. Satu buku yang mereka baca bisa membuka wawasan baru, dan satu cerita yang mereka bagikan dapat menginspirasi teman-temannya,” tambahnya.
Huldah berharap 83 ARUCA dapat terus berkembang menjadi budaya positif yang melekat dalam kehidupan peserta didik, baik di sekolah maupun di rumah.
Semangat “Satu Rabu, Satu Bacaan, Seribu Pengetahuan” menjadi penggerak program tersebut. Dari satu kebiasaan membaca, SD Negeri 83 Aruhu berupaya menumbuhkan rasa ingin tahu, kreativitas, keberanian, dan kecintaan siswa terhadap ilmu pengetahuan.
Melalui 83 ARUCA, SD Negeri 83 Aruhu menegaskan bahwa membangun budaya literasi dapat dimulai dari langkah sederhana: membuka buku, membaca, memahami, kemudian membagikan pengetahuan. (Azhar)
