Belajar Makin Interaktif! SMPN 2 Sinjai Manfaatkan IFP dalam Proses Pembelajaran Di Kelas
Kabarpendidikan.net -- Teknologi digital terus membuka ruang baru dalam dunia pendidikan. Di SMPN 2 Sinjai, pemanfaatan Interactive Flat Panel (IFP) mulai menjadi bagian dari proses pembelajaran untuk menghadirkan suasana belajar yang lebih interaktif, menarik, dan mendorong keterlibatan aktif peserta didik.
Siswa UPTD SMPN 2 Sinjai belajar menggunakan Interactive Flat Panel (IFP)
Pemanfaatan IFP tersebut diterapkan dalam Proses Belajar Mengajar (PBM) di kelas IX D. Dengan dukungan perangkat digital, materi pembelajaran dapat disajikan secara lebih visual dan interaktif sehingga siswa memiliki pengalaman belajar yang lebih variatif.
IFP memungkinkan guru menampilkan berbagai materi pembelajaran secara langsung melalui layar berukuran besar. Penyajian materi dengan dukungan teknologi tersebut juga dapat membantu siswa lebih mudah mengikuti penjelasan, mengamati bahan ajar, serta berpartisipasi selama proses pembelajaran berlangsung.
Bagi peserta didik kelas IX D, penggunaan IFP menjadi salah satu bentuk pembelajaran yang memadukan teknologi dengan kegiatan belajar di kelas. Siswa didorong untuk tidak hanya menjadi penerima materi, tetapi juga lebih aktif dalam mengikuti proses pembelajaran.
Pemanfaatan teknologi dalam PBM ini sejalan dengan kebutuhan pendidikan saat ini yang semakin mendorong penggunaan media pembelajaran digital. Kehadiran IFP diharapkan dapat menjadi sarana pendukung bagi guru dalam menciptakan pembelajaran yang lebih dinamis dan sesuai dengan perkembangan zaman.
Kepala SMPN 2 Sinjai, Dra. St. Najmiah, MM, terus mendorong pemanfaatan sarana dan teknologi pendidikan secara optimal untuk mendukung kualitas pembelajaran di sekolah.
Melalui pemanfaatan IFP, SMPN 2 Sinjai menunjukkan komitmennya untuk menghadirkan proses pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, sekaligus menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik dan bermakna bagi peserta didik.
"Teknologi bukan sekadar alat, tetapi menjadi jembatan untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih interaktif, kreatif, dan relevan dengan kebutuhan siswa di era digital," kuncinya. (yaya).