Harap Kemampuan Guru dan Murid Meningkat, UPTD SMPN 11 Sinjai Ikuti Pendampingan Literasi dan Numerasi Kemendikdasmen

UPTD SMPN 11 Sinjai mengukuti kegiatan pendampingan penguatan literasi dan numerasi, (22/9/2026)
Kabarpendidikan.net — Upaya meningkatkan kualitas pembelajaran terus dilakukan UPTD SMPN 11 Sinjai. Salah satunya melalui keikutsertaan dalam kegiatan Pendampingan Penguatan Literasi dan Numerasi bagi Sekolah Model Implementasi Pembelajaran Mendalam (PM) dan Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) yang difasilitasi oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Kegiatan pendampingan tersebut dilaksanakan selama dua hari, yaitu 21 hingga 22 September 2026, dengan melibatkan perwakilan guru mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Matematika.

Pendampingan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kompetensi pendidik sekaligus mendorong peningkatan kemampuan literasi dan numerasi murid.

Melalui kegiatan pendampingan yang dilakukan secara konsisten, UPTD SMPN 11 Sinjai berupaya memperkuat kemampuan guru dalam mengintegrasikan literasi dan numerasi ke dalam proses pembelajaran, khususnya dalam penyusunan dan pengembangan modul ajar.

Penguatan tersebut diharapkan dapat membuat pembelajaran semakin terarah dan memberikan pengalaman belajar yang lebih bermakna bagi murid.

Selain meningkatkan kompetensi guru, kegiatan ini juga diharapkan memberikan dampak terhadap kemampuan literasi dan numerasi murid. Kedua kemampuan tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung murid memahami informasi, memecahkan masalah, serta menghadapi berbagai tantangan pembelajaran di era digital.

Plt. Kepala UPTD SMPN 11 Sinjai, Nursidawati, S.Pd menegaskan bahwa pendampingan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat kualitas pendidik di sekolahnya.

“Besar harapan kami melalui pendampingan ini, kemampuan guru dalam mengintegrasikan literasi dan numerasi ke dalam modul ajar dapat semakin meningkat dan terarah. Dampak akhirnya tentu bermuara pada murid-murid kita, di mana kemampuan literasi dan numerasi mereka dapat meningkat secara signifikan serta relevan dengan perkembangan era digital,” ungkap Nursidawati, S.Pd.

Ia berharap hasil pendampingan dapat diterapkan secara berkelanjutan dalam kegiatan pembelajaran di sekolah. Dengan demikian, peningkatan kapasitas guru tidak berhenti pada kegiatan pendampingan, tetapi dapat memberikan dampak terhadap kualitas proses pembelajaran dan perkembangan kompetensi murid.

Keikutsertaan UPTD SMPN 11 Sinjai dalam kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen sekolah untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran melalui penguatan Pembelajaran Mendalam (PM) serta Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA).

Melalui penguatan kompetensi guru dan pembelajaran yang mendukung literasi serta numerasi, UPTD SMPN 11 Sinjai berharap dapat membentuk murid yang lebih kritis, kreatif, adaptif, dan siap menghadapi tantangan pendidikan di era digital. (yaya)