SMPN 6 Sinjai dan SDN 92 Pasimarannu Bersama Peringati Hari Kesaktian Pancasila

Kepala sekolah dan guru SMPN 6 Sinjai foto bersama setelah upacara hari kesaktian pancasila, Kamis (1/10/2026)
Kabarpendidikan.net — Suasana khidmat dan penuh rasa nasionalisme menyelimuti halaman UPTD SMPN 6 Sinjai dalam pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pendidik, tenaga kependidikan, serta murid UPTD SMPN 6 Sinjai.

Berbeda dari pelaksanaan upacara pada umumnya, seluruh jajaran pendidik dan tenaga kependidikan UPTD SMPN 6 Sinjai bertindak langsung sebagai petugas upacara. Langkah ini diambil sebagai wujud keteladanan serta komitmen para pendidik dalam menanamkan nilai-nilai kedisiplinan dan jiwa patriotisme kepada seluruh murid.

Pelaksanaan upacara peringatan hari Kesaktian Pancasila tahun ini menjadi lebih istimewa karena upacara ini juga diikuti oleh seluruh pendidik, tenaga kependidikan, serta murid dari SDN 92 Pasi'marannu. 

Saat ini, proses pembelajaran murid SDN 92 Pasi'marannu dialihkan sementara dengan memanfaatkan ruang belajar di UPTD SMPN 6 Sinjai dikarenakan gedung sekolah mereka sedang dalam tahap revitalisasi. Kehadiran gabungan dua satuan pendidikan ini mencerminkan semangat persatuan, nilai gotong royong, dan sinergi yang erat di lingkungan pendidikan Kabupaten Sinjai.

Plt. Kepala UPTD SMPN 6 Sinjai, Hadijah Hasyim, S.Pd menyampaika, upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila merupakan momentum krusial untuk memperkuat fondasi karakter dan ideologi bangsa pada seluruh warga sekolah.

"Peringatan Hari Kesaktian Pancasila ini menjadi momentum penting bagi seluruh pendidik, tenaga kependidikan, dan utamanya para murid untuk senantiasa mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Pelaksanaan upacara bersama ini juga menjadi menjadi wujud nyata nilai kebersamaan dan gotong royong antar-instansi pendidikan," tegas Hadijah Hasyim, S.Pd.

Pelaksanaan upacara berlangsung secara tertib, lancar, dan penuh khidmat hingga seluruh rangkaian acara selesai. Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana penanaman nilai-nilai sejarah dan kebangsaan, tetapi juga mempererat silaturahmi serta solidaritas antar-seluruh pendidik, tenaga kependidikan, dan murid dari kedua sekolah tersebut. (amar)