Upacara Hari Kesaktian Pancasila di SDN 35 Dumme, Momentum Membentuk Generasi Berkarakter

SDN 35 Dumme manfaatkan momentum hari kesaktian pancasila dalam membentuk generasi berkarakter, Kamis (1/10/2026)
Kabarpendidikan.net — SD Negeri No. 35 Dumme memperingati Hari Kesaktian Pancasila yang jatuh setiap tanggal 1 Oktober melalui pelaksanaan upacara dengan penuh khidmat. Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi seluruh warga sekolah untuk mengenang perjalanan sejarah bangsa sekaligus memperkuat komitmen dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Kepala SD Negeri No. 35 Dumme, Rosmiati, S.Pd menyampaikan bahwa Hari Kesaktian Pancasila bukan sekadar agenda seremonial, tetapi menjadi kesempatan berharga untuk kembali meneguhkan Pancasila sebagai dasar negara sekaligus pemersatu bangsa Indonesia.

“Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila setiap 1 Oktober merupakan momen berharga untuk mengenang perjuangan bangsa sekaligus menegaskan Pancasila sebagai pemersatu Indonesia yang tegak menghadapi berbagai ujian sejarah,” ujar Rosmiati, S.Pd.

Menurutnya, nilai-nilai Pancasila perlu ditanamkan sejak dini melalui perilaku nyata di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari. Peserta didik diharapkan tidak hanya mampu menghafalkan sila-sila Pancasila, tetapi juga memahami dan menerapkannya dalam sikap dan tindakan.

Rosmiati berpesan kepada seluruh peserta didik untuk senantiasa saling menghormati, tidak melakukan perundungan terhadap teman, menjaga persatuan di tengah perbedaan, serta membangun sikap disiplin dan bertanggung jawab.

“Jangan sekadar menghafal Pancasila, tetapi mari kita terapkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari. Teruslah belajar menjadi Pelajar Pancasila yang berkarakter, disiplin, dan berprestasi demi masa depan bangsa,” pesannya.

Melalui peringatan Hari Kesaktian Pancasila, SD Negeri No. 35 Dumme berharap semangat persatuan, toleransi, gotong royong, dan kecintaan terhadap bangsa dapat terus tumbuh dalam diri setiap peserta didik. Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi bekal penting bagi generasi muda dalam membangun masa depan Indonesia yang lebih baik. (amar)