KABARPENDIDIKAN.ONLINE, SINJAI -- Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Sinjai, Cut Resmiati melaunching pemberian makanan tambahan (PMT) bergizi untuk mencegah stunting. Sebanyak 3.515 anak menjadi sasaran pada satuan PAUD di Desa dan Kelurahan Lokus Stunting.
Kegiatan peluncuran ini berlangsung di Taman Kanak-kanak Negeri Lappa Sinjai, Kecamatan Sinjai Utara, Senin (11/12/2023). Selain Bunda PAUD, sejumlah pejabat turut hadir di acara tersebut.
Antara lain, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sinjai, Irwan Suaib, Lurah Lappa, Andi Arifai Azis, Ketua Pokja PAUD Sinjai. Hadir pula Koordinator Pengawas, Kepala TK Negeri Lappa dan para orang tua peserta didik.
Bunda PAUD Sinjai, Cut Resmiati mengatakan, pemberian makanan tambahan ini merupakan upaya untuk meningkatkan asupan gizi anak-anak PAUD, khususnya di Desa dan Kelurahan yang menjadi lokus.
Oleh karena itu dia berharap, asupan gizi anak dapat tercukupi melalui program ini yang berdampak terhadap tumbuh kembang anak secara optimal. Sehingga angka stunting bisa ditekan dari 8,74 menjadi 5 bahkan 0 stunting.
"Saya berpesan kepada para kepala sekolah dan guru agar anak stunting dilayani, gunakan bahasa yang baik karena semua orang pasti tidak mau anaknya stunting, jangan juga karena anaknya kecil langsung divonis stunting," bebernya.
Kendati demikian, dia tetap meminta agar para orang tua bisa menyiapkan makanan yang bergizi bagi anak-anaknya. Misalnya dengan mengkonsumsi tahu, tempe, ikan lele, ikan gabus, dan berbagai jenis makanan bergizi lainnya.
"Ibu-ibu tidak boleh malas karena kalau anaknya stunting maka ibu atau orang tuanya yang rugi dan pencegahan stunting mesti dimulai dari rumah," tambahnya.
Kepala Bidang PAUD Diknas Sinjai, Muh. Ridwan menyampaikan, untuk pemberian makanan tambahan ini pihaknya menyasar 3.515 anak yang tersebar di 101 PAUD di 23 desa dan kelurahan.
Berbagai jenis makanan tambahan diberikan kepada peserta. Seperti, telur, susu bubur, buah dan suplemen vitamin. Sementara waktu pelaksanaannya kurang lebih 1 bulan.
"Beberapa kegiatan telah kami laksanakan dalam rangka penurunan angka stunting ini, salah satunya pemberian makanan tambahan ini," tutupnya. (*)
