Juara 1 Cerpen, Juara 3 Pidato! SDIT Wahdah Islamiyah Bersinar di FTBI Sinjai Utara 2026
Kabarpendidikan.net – Dua siswa SD Islam Terpadu (SDIT) Wahdah Islamiyah Sinjai sukses mengukir prestasi pada Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) tingkat SD/MI Kecamatan Sinjai Utara.
Siswa SDIT Wahdah Islamiyah bersinar di ajang FTBI Sinjai Utara, Selasa (13/10/2026)
Mereka adalah, M. Aydin Azka Khairullah meraih Juara I Menulis Cerpen Bahasa Daerah kategori putra, sedangkan Muh. Alief Naufal Afkar meraih Juara III Pidato Bahasa Daerah kategori putra.
Keduanya merupakan siswa kelas 6B yang tampil berprestasi dalam ajang yang berlangsung pada Senin (12/10/2026) di SD Negeri 1 Balangnipa.
Prestasi ini menjadi kebanggaan sekolah sekaligus menunjukkan kemampuan siswa dalam mengembangkan keterampilan berbahasa daerah melalui karya tulis dan seni berbicara.
FTBI tersebut diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Sinjai bekerja sama dengan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Sinjai Utara. Untuk menghadapi perlombaan, sekolah melakukan persiapan secara terarah, khususnya bagi peserta lomba menulis cerpen.
Pembinaan dilakukan melalui simulasi penulisan cerpen menggunakan laptop dengan batas waktu sesuai ketentuan lomba. Siswa juga diarahkan mempelajari susunan dan struktur cerpen yang baik dan benar agar mampu menghasilkan tulisan yang berkualitas.
Kepala SDIT Wahdah Islamiyah Sinjai, Muh. Rakib, S.Pd menyampaikan rasa syukur atas capaian kedua siswanya. Menurutnya, prestasi tersebut diraih atas izin Allah SWT, disertai kesungguhan siswa dalam berlatih dan dukungan orang tua selama proses persiapan.
“Juara yang diraih ananda tentu atas izin Allah dan usaha maksimal dalam mempersiapkan diri. Meskipun waktu persiapan terbilang singkat, ananda tetap berusaha memberikan yang terbaik untuk bersaing dengan sekolah lain. Prestasi ini juga tidak terlepas dari dukungan dan kerja sama orang tua yang selalu mendampingi selama persiapan,” ungkapnya.
Ia berharap capaian tersebut menjadi motivasi bagi siswa untuk terus meningkatkan kemampuan, terutama dalam menulis cerpen berbahasa daerah, sebagai bekal menghadapi kompetisi tingkat Kabupaten Sinjai mendatang.
Muh. Rakib juga berpesan agar prestasi yang diraih tidak membuat siswa cepat berpuas diri atau merasa paling hebat, tetapi semakin rendah hati dan tekun belajar.
“Semoga ananda tidak merasa bahwa dirinya yang hebat, tetapi menyadari bahwa Allah-lah yang memudahkan segalanya. Jangan merasa puas dengan apa yang telah diperoleh. Tetaplah belajar dan berusaha lebih maksimal agar ke depan bisa meraih prestasi yang lebih baik,” pesannya.
Dua prestasi di FTBI Sinjai Utara 2026 ini diharapkan semakin memotivasi siswa untuk mengembangkan potensi, mencintai bahasa daerah, dan ikut melestarikan warisan budaya lokal melalui prestasi di bidang pendidikan. (ela)