Kepala SD Negeri 251 Balappangi Jadi Pemateri Kombel Mattirodeceng Gugus 26

Kepala SD Negeri 251 Balappangi Jadi Pemateri Kombel Mattirodeceng Gugus 26

KABARPENDIDIKAN.NET
– Kepala SD Negeri 251 Balappangi, Kecamatan Bulupoddo, Ansar, menjadi pemateri dalam kegiatan Komunitas Belajar (Kombel) Mattirodeceng Gugus 26 Kecamatan Bulupoddo dengan materi Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk Asesmen, Selasa (20/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung di SD Negeri 251 Balappangi tersebut menjadi wadah bagi para pendidik untuk meningkatkan kompetensi profesional, khususnya dalam memanfaatkan perkembangan teknologi digital guna mendukung pelaksanaan asesmen pembelajaran.

Dalam pemaparannya, Ansar membahas pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) sebagai salah satu alternatif untuk membantu guru dalam menyusun instrumen asesmen, mengembangkan soal, serta mengolah dan menganalisis hasil penilaian peserta didik secara lebih efektif.

Pemanfaatan teknologi AI diharapkan dapat membantu guru mengoptimalkan proses penilaian, sehingga informasi mengenai perkembangan belajar peserta didik dapat diperoleh secara lebih terarah dan digunakan sebagai dasar untuk memperbaiki kualitas pembelajaran.

Kepala SD Negeri 251 Balappangi, Ansar, menyampaikan bahwa perkembangan teknologi menuntut guru untuk terus belajar dan beradaptasi agar mampu menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan zaman.

“Pemanfaatan AI dalam asesmen merupakan salah satu peluang bagi guru untuk bekerja lebih efektif dan kreatif. Teknologi ini dapat membantu kita dalam menyusun instrumen penilaian dan menganalisis hasil belajar peserta didik. Namun, penggunaannya tetap harus disertai ketelitian, pertimbangan profesional, serta pengawasan guru,” ujar Ansar.

Ia menambahkan bahwa kegiatan komunitas belajar memiliki peran penting dalam mendorong budaya berbagi praktik baik antarguru. Melalui forum tersebut, para pendidik dapat saling bertukar pengalaman, memperluas wawasan, dan mengembangkan strategi pembelajaran yang lebih inovatif.

Menurutnya, penguasaan teknologi digital perlu diimbangi dengan pemahaman terhadap tujuan asesmen, karakteristik peserta didik, serta prinsip penilaian yang objektif dan berorientasi pada peningkatan kualitas pembelajaran.

Melalui kegiatan Kombel Mattirodeceng Gugus 26 Kecamatan Bulupoddo ini, diharapkan para guru semakin terbuka terhadap pemanfaatan teknologi, termasuk AI, sebagai alat bantu dalam melaksanakan asesmen yang efektif, adaptif, dan tetap mengedepankan peran guru dalam menilai perkembangan belajar peserta didik.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat kompetensi guru melalui kolaborasi dan pembelajaran berkelanjutan, demi mewujudkan pendidikan yang semakin berkualitas di Kecamatan Bulupoddo, Kabupaten Sinjai. (Azhar)