SD Negeri 20 Kodingare Gelar IHT, Perkuat Implementasi Deep Learning dan Pembelajaran Digital


SD Negeri 20 Kodingare Gelar IHT, Perkuat Implementasi Deep Learning dan Pembelajaran Digital

KABARPENDIDIKAN.NET
— SD Negeri 20 Kodingare, Kecamatan Pulau Sembilan, Kabupaten Sinjai, melaksanakan Workshop In House Training (IHT) bertema “Implementasi Deep Learning dalam Pembelajaran sebagai Upaya Mewujudkan 8 Dimensi Profil Lulusan dan Penggunaan Media Pembelajaran Berbasis Digital”, Rabu (21/10/2026).

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh tenaga pendidik SD Negeri 20 Kodingare sebagai bagian dari upaya meningkatkan kompetensi guru dalam mengembangkan proses pembelajaran yang lebih berkualitas, inovatif, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik di era digital.

Workshop tersebut menghadirkan Siddik, S.Pd., selaku Pengawas Satuan Pendidikan, sebagai narasumber. Dalam kegiatan ini, peserta mendapatkan penguatan mengenai implementasi pendekatan deep learning atau pembelajaran mendalam serta pemanfaatan media pembelajaran berbasis digital untuk mendukung efektivitas kegiatan belajar mengajar.

Implementasi deep learning dalam pembelajaran diharapkan dapat mendorong guru menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna, berkesadaran, dan menyenangkan. Pendekatan ini juga diarahkan untuk mendukung terwujudnya delapan dimensi profil lulusan melalui proses pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan materi, tetapi juga pada pengembangan karakter, kompetensi, dan keterampilan peserta didik.

Kepala SD Negeri 20 Kodingare, Nurjannah, S.Pd., menyampaikan bahwa pelaksanaan IHT menjadi salah satu langkah strategis untuk memperkuat kapasitas tenaga pendidik dalam menghadirkan pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

“Melalui kegiatan IHT ini, kami berharap seluruh guru dapat meningkatkan pemahaman dan keterampilannya dalam menerapkan pembelajaran mendalam serta memanfaatkan media digital secara tepat. Kami ingin pembelajaran di SD Negeri 20 Kodingare semakin menarik, bermakna, dan mampu mengembangkan potensi peserta didik secara optimal,” ujar Nurjannah.

Ia juga berharap materi dan pengalaman yang diperoleh selama workshop dapat diterapkan secara nyata dalam kegiatan pembelajaran di kelas, sehingga memberikan dampak positif terhadap kualitas proses belajar mengajar dan pencapaian kompetensi peserta didik.

Menurutnya, peningkatan kompetensi guru perlu dilakukan secara berkelanjutan agar tenaga pendidik mampu menyesuaikan strategi pembelajaran dengan perkembangan teknologi sekaligus tetap mengutamakan kebutuhan dan karakteristik peserta didik.

Melalui kegiatan Workshop IHT ini, SD Negeri 20 Kodingare menegaskan komitmennya untuk terus mendorong peningkatan profesionalisme guru, memperkuat inovasi pembelajaran, serta mendukung terwujudnya lulusan yang memiliki karakter kuat, kompetensi yang memadai, dan kesiapan menghadapi tantangan masa depan. (Azhar)