SDN 1 Balangnipa Borong Prestasi di FTBI 2026, Tiga Siswa Raih Juara dan Buktikan Bahasa Bugis Tetap Berjaya
Kabarpendidikan.net -- Prestasi membanggakan kembali ditorehkan SD Negeri 1 Balangnipa dalam ajang Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Tingkat Sekolah Dasar se-Kecamatan Sinjai Utara Tahun 2026. Tiga peserta didik berhasil mengukir prestasi gemilang dalam sejumlah cabang lomba, sekaligus membuktikan bahwa generasi muda mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga eksistensi bahasa dan budaya daerah.
Siswa SDN 1 Balangnipa tampil memukau di ajang FTBI Sinjai Utara yang digelar dari tanggal 12-12 Oktober 2026
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 12–13 Oktober 2026, tersebut dipusatkan di SD Negeri 1 Balangnipa dan menjadi panggung kreativitas bagi peserta didik dari berbagai sekolah dasar se-Kecamatan Sinjai Utara untuk menunjukkan kemampuan berbahasa Bugis melalui beragam cabang perlombaan.
Dalam ajang bergengsi tersebut, SD Negeri 1 Balangnipa sukses meraih tiga gelar juara, yakni Muh. Alfarezi Mahardika Muzakkir sebagai Juara I Lomba Mendongeng Bahasa Daerah Putra, Rania Ramadhanty Ruslan sebagai Juara I Lomba Komedi Tunggal Putri, serta Andi Almira Chaerina HR sebagai Juara II Lomba Pidato Bahasa Daerah Putri.
Kepala SD Negeri 1 Balangnipa, Irmayani S., S.Pd menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas keberhasilan peserta didiknya yang mampu menunjukkan kemampuan terbaik dalam kompetisi tersebut.
"Alhamdulillah, kami sangat bangga atas pencapaian anak-anak kami. Prestasi ini bukan sekadar keberhasilan meraih juara, tetapi menjadi bukti bahwa bahasa daerah Bugis tetap hidup, dicintai, dan mampu berkembang melalui kreativitas generasi muda. Mereka telah menunjukkan bahwa mencintai bahasa ibu juga merupakan sebuah prestasi yang patut dibanggakan," ungkap Irmayani.
Menurutnya, Festival Tunas Bahasa Ibu memiliki makna strategis dalam dunia pendidikan karena tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana menanamkan kecintaan terhadap bahasa, sastra, dan budaya daerah sejak usia dini.
Ia menegaskan bahwa di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi, sekolah memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan bahasa daerah tetap menjadi bagian dari identitas dan karakter peserta didik.
"Melalui FTBI, kami berharap peserta didik semakin mencintai, memahami, dan melestarikan bahasa Bugis. Kegiatan ini juga menjadi ruang untuk membangun kepercayaan diri, mental juara, kreativitas, serta keberanian anak-anak dalam mengekspresikan kemampuan mereka melalui pidato, mendongeng, komedi tunggal, maupun karya sastra berbahasa daerah," jelasnya.
Irmayani juga menilai pelaksanaan FTBI 2026 berlangsung luar biasa dan inspiratif. Antusiasme para peserta dari berbagai sekolah dasar di Kecamatan Sinjai Utara menjadi gambaran nyata bahwa semangat pelestarian bahasa ibu masih tumbuh kuat di kalangan generasi muda.
"Kesan kami sangat luar biasa dan inspiratif. Kami menyaksikan langsung anak-anak hebat se-Kecamatan Sinjai Utara tampil penuh percaya diri dengan bakat yang luar biasa. FTBI bukan hanya tentang siapa yang menang atau kalah, tetapi menjadi ruang berharga bagi anak-anak untuk saling belajar, menginspirasi, mempererat persaudaraan, dan bangga menggunakan bahasa ibu," tuturnya.
Lebih lanjut, ia berharap kegiatan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh satuan pendidikan untuk terus meningkatkan mutu pembelajaran muatan lokal, khususnya bahasa daerah Bugis, sekaligus memperkuat kerja sama, sportivitas, dan kebersamaan antarsekolah.
Sebagai sekolah yang dipercaya menjadi lokasi pelaksanaan FTBI Tingkat SD Kecamatan Sinjai Utara Tahun 2026, pihaknya turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
"Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada penyelenggara, panitia pelaksana, serta Bapak Koordinator Wilayah Pendidikan Kecamatan Sinjai Utara atas terselenggaranya FTBI 2026 di SD Negeri 1 Balangnipa dengan sukses, adil, dan lancar. Semoga kegiatan positif ini terus berlanjut setiap tahun dengan cakupan yang semakin luas," harapnya.
Di akhir keterangannya, Irmayani berpesan kepada seluruh peserta didik agar tidak berhenti mengembangkan kemampuan, terus berlatih, dan menjadikan bahasa daerah sebagai kebanggaan dalam kehidupan sehari-hari.
"Teruslah bersemangat, jangan pernah berhenti belajar dan berlatih, serta jangan pernah merasa malu menggunakan bahasa daerah. Kalian adalah tunas-tunas penerus yang akan menjaga warisan budaya bangsa agar tetap hidup sepanjang zaman. Jadilah generasi yang mampu melangkah maju mengikuti perkembangan dunia tanpa melupakan akar budayanya," pesannya.
Keberhasilan SD Negeri 1 Balangnipa meraih tiga gelar juara dalam FTBI 2026 menjadi bukti bahwa prestasi akademik dan pelestarian budaya dapat berjalan beriringan. Dari panggung bahasa ibu, lahir generasi berprestasi yang tidak hanya cerdas dan kreatif, tetapi juga bangga terhadap identitas budayanya. (tya)