SDN 221 Bola Dorong Siswa Cinta Budaya, Alfian Saputra Raih Juara III Mendongeng

SDN 221 Bola Dorong Siswa Cinta Budaya, Alfian Saputra Raih Juara III Mendongeng
KABARPENDIDIKAN.NET, SINJAI – Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Tahun 2026 tingkat Kecamatan Bulupoddo menjadi salah satu ruang bagi peserta didik untuk menunjukkan kemampuan, kreativitas, dan kecintaan terhadap bahasa serta budaya daerah. Dalam ajang tersebut, Alfian Saputra, peserta didik SD Negeri 221 Bola, berhasil meraih Juara III kategori Mendongeng Putra.

Kegiatan yang berlangsung di UPTD SMP Negeri 13 Sinjai, Selasa (13/10/2026), ini menghadirkan kesempatan bagi peserta didik untuk mengembangkan potensi melalui berbagai cabang lomba yang berkaitan dengan bahasa ibu.

Prestasi yang diraih Alfian Saputra menjadi capaian positif bagi SD Negeri 221 Bola. Melalui keterlibatannya dalam lomba mendongeng, Alfian menunjukkan keberanian untuk tampil dan berkompetisi sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkenalkan cerita serta nilai-nilai budaya kepada generasi muda.

Mendongeng bukan sekadar menyampaikan sebuah cerita. Kegiatan ini juga melatih kemampuan berbahasa, penghayatan, ekspresi, dan kepercayaan diri peserta didik. Karena itu, partisipasi siswa dalam FTBI memiliki nilai penting dalam mendukung perkembangan keterampilan komunikasi dan pembentukan karakter.

Kepala SD Negeri 221 Bola, Hj. Rohani, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas pencapaian yang diraih Alfian. Ia berharap prestasi tersebut dapat menjadi pengalaman berharga bagi peserta didik untuk terus berkembang dan semakin percaya diri dalam mengikuti berbagai kegiatan kompetitif.

“Alhamdulillah, kami mengapresiasi prestasi yang diraih Alfian Saputra. Capaian ini menjadi kebanggaan bagi sekolah dan diharapkan dapat memotivasi Alfian untuk terus belajar, berlatih, serta mengembangkan bakatnya. Semoga ke depan ia bisa meraih prestasi yang lebih baik lagi,” ujar Hj. Rohani, S.Pd.

Menurutnya, dukungan sekolah terhadap pengembangan bakat peserta didik perlu terus diperkuat agar setiap anak memperoleh kesempatan untuk mengenali dan mengasah kemampuannya. Prestasi tidak hanya diukur dari peringkat yang diraih, tetapi juga dari proses belajar, keberanian mencoba, dan pengalaman yang diperoleh selama mengikuti kompetisi.

Keberhasilan Alfian meraih Juara III diharapkan dapat menumbuhkan semangat peserta didik lainnya di SD Negeri 221 Bola untuk berpartisipasi dalam kegiatan pengembangan minat dan bakat, baik di bidang bahasa, seni, maupun kebudayaan.

Melalui Festival Tunas Bahasa Ibu, sekolah memiliki kesempatan untuk memperkuat pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pelestarian budaya lokal. Dengan demikian, generasi muda diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri, kreatif, dan memiliki kebanggaan terhadap bahasa serta warisan budaya daerah. (Azhar)