21 Siswa Antusias Belajar di SDN 45 Lempangan Kelas Jauh Kampung Boja

Suasana belajar siswa SDN 45 Lempangan Kelas Jauh Kampung Boja, Rabu (16/9/2026)
Kabarpendidikan.net — Semangat mencerdaskan generasi bangsa terus ditunjukkan melalui pelaksanaan kegiatan pembelajaran di SDN 45 Lempangan Kelas Jauh Kampung Boja. Bertempat di Desa Puncak, Dusun Safaere (Kampung Boja)

Kegiatan pembelajaran tersebut diikuti oleh 21 peserta didik yang mengikuti proses belajar mengajar dengan penuh antusias. Meskipun berada di wilayah kelas jauh, proses pendidikan tetap berjalan sebagaimana pembelajaran pada umumnya. Dimana guru memberikan pendampingan dan materi pembelajaran sesuai kebutuhan peserta didik.

Tiga tenaga pendidik turut menjalankan tugas dalam mendampingi proses pembelajaran, yakni Abd Wahid, S.Pd.I, Artan Afandi, S.Pd, dan Rajmi. Kehadiran para guru menjadi bagian penting dalam memastikan kegiatan belajar tetap berlangsung secara terarah dan berkesinambungan.

Kepala SDN 45 Lempangan, Burhanuddin, S.Pd terus memberikan perhatian terhadap keberlangsungan pembelajaran di Kelas Jauh Kampung Boja. Baginya, keberadaan kelas jauh menjadi salah satu upaya untuk mendekatkan layanan pendidikan kepada anak-anak yang berada di wilayah tersebut.

Dalam kegiatan pembelajaran, para siswa mendapatkan pengalaman belajar sebagaimana peserta didik pada umumnya. "Proses pembelajaran tidak hanya diarahkan pada penguasaan materi, tetapi juga pada pembentukan karakter, kedisiplinan, tanggung jawab, serta semangat untuk terus belajar," ungkapnya, Rabu (16/9/2026).

Antusiasme 21 peserta didik dalam mengikuti pembelajaran menjadi gambaran bahwa semangat menuntut ilmu tetap tumbuh meskipun mereka belajar di wilayah yang jauh dari sekolah induk.

Keberadaan Kelas Jauh Kampung Boja SDN 45 Lempangan menjadi bukti bahwa pendidikan berupaya hadir lebih dekat dengan masyarakat. Dengan dukungan kepala sekolah, guru, dan seluruh pihak terkait, diharapkan proses pembelajaran di kelas jauh dapat terus berjalan dan memberikan manfaat bagi peserta didik.

Dari Kampung Boja, pendidikan terus menyalakan harapan. Karena setiap anak berhak belajar, tumbuh, dan memiliki masa depan. (yaya)