SDN 5 Balangnipa Tanamkan Kepedulian Lingkungan melalui Aksi Penghijauan
Kabarpendidikan.net — Semangat menjaga kelestarian lingkungan ditanamkan sejak dini oleh keluarga besar SDN 5 Balangnipa. Melalui aksi penghijauan di lingkungan sekolah, para siswa bersama guru melakukan penanaman pohon sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan sekolah yang hijau sekaligus membangun karakter peduli lingkungan, Kamis (17/9/2026).
SDN 5 Balangnipa melakukan kegiatan penghijauan sebagai wujud kepedulian lingkungan, Kamis (17/9/2026)
Kegiatan tersebut berlangsung dengan penuh antusias. Para siswa tidak hanya terlibat dalam proses menanam bibit, tetapi juga belajar secara langsung bagaimana merawat tanaman agar dapat tumbuh dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekolah.
Kepala SDN 5 Balangnipa, Indarwati R, S.Pd.Gr, mengatakan bahwa kegiatan penghijauan memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar menanam pohon. Menurutnya, aktivitas tersebut menjadi sarana pembelajaran nyata bagi peserta didik untuk memahami pentingnya menjaga lingkungan.
“Melalui kegiatan ini, anak-anak tidak hanya belajar tentang lingkungan melalui teori, tetapi mereka dapat melihat dan merasakan langsung proses menanam, merawat, dan menjaga tumbuhan. Dari sini kita ingin menanamkan kepedulian dan rasa tanggung jawab mereka terhadap lingkungan,” ujarnya.
Menurutnya, penanaman pohon juga menjadi simbol pertumbuhan dan harapan. Sebagaimana sebuah pohon yang membutuhkan waktu untuk tumbuh, peserta didik pun membutuhkan proses, perhatian, serta pendampingan agar berkembang menjadi pribadi yang berkarakter dan memiliki kepedulian terhadap sesama maupun lingkungan.
Kegiatan penghijauan tersebut sekaligus menjadi bentuk transformasi pembelajaran ekologis. Materi tentang alam dan lingkungan hidup yang selama ini dipelajari di kelas diterapkan dalam pengalaman konkret di lingkungan sekolah.
Selain itu, siswa didorong memiliki rasa ownership atau rasa memiliki terhadap lingkungan sekolah. Ketika mereka ikut menanam dan merawat pohon, tumbuh kesadaran bahwa lingkungan sekolah merupakan ruang bersama yang harus dijaga dan dipelihara.
“Anak-anak kita ajarkan bahwa apa yang mereka tanam hari ini adalah bagian dari tanggung jawab mereka. Karena itu, setelah menanam, mereka juga harus belajar merawat dan menjaga tanaman tersebut,” tambah Indarwati.
Lebih jauh, aksi penghijauan menjadi media untuk menanamkan sejumlah nilai karakter. Salah satunya adalah kepedulian terhadap lingkungan, termasuk kesadaran mengenai pentingnya keberadaan pohon dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan kualitas lingkungan.
Para siswa juga belajar tentang proses dan kesabaran. Sebuah bibit tidak dapat langsung menjadi pohon besar, tetapi membutuhkan waktu, air, perawatan, dan perhatian yang konsisten. Nilai tersebut diharapkan dapat diterapkan siswa dalam proses belajar dan kehidupan sehari-hari.
Nilai gotong royong dan kolaborasi turut terlihat dalam kegiatan tersebut. Siswa bersama guru saling bekerja sama mulai dari menyiapkan lahan, menggali tanah, menanam bibit hingga menyiram tanaman.
Bagi SDN 5 Balangnipa, kegiatan sederhana tersebut juga menjadi cara untuk memperkenalkan kepada siswa hubungan sebab-akibat dalam kehidupan. Satu bibit yang ditanam dan dirawat hari ini dapat tumbuh menjadi pohon yang memberikan manfaat bagi lingkungan dan generasi yang akan datang.
“Harapan kami, kegiatan seperti ini tidak berhenti pada hari penanaman saja. Anak-anak terus memiliki kepedulian untuk merawat tanaman dan menjaga kebersihan serta kelestarian lingkungan sekolah. Kebiasaan kecil yang dilakukan sejak dini akan menjadi karakter yang mereka bawa hingga dewasa,” tutur Indarwati.
Aksi penghijauan SDN 5 Balangnipa pun menjadi bagian dari komitmen sekolah dalam menghadirkan lingkungan belajar yang tidak hanya nyaman dan asri, tetapi juga menjadi ruang pendidikan karakter. Dari halaman sekolah, para siswa belajar bahwa menjaga bumi dapat dimulai dari langkah sederhana: menanam, merawat, dan bertanggung jawab. (tya)