Bangun Karakter Religius, 68 Siswa SDN 45 Lempangan Rutin Salat Duha Setiap Jumat
Kabarpendidikan.net -- Jumat pagi di SDN 45 Lempangan tidak sekadar menjadi awal menuju akhir pekan. Di sekolah ini, Jumat pagi menjadi momentum untuk menanamkan nilai-nilai religius dan membangun karakter peserta didik sejak dini.
Peserta didik SDN 45 Lempangan melaksanakan salat duha berjamaah, Jumat (18/9/2026)
Sebanyak 68 siswa dari kelas I hingga kelas VI secara rutin mengikuti salat duha berjamaah, menciptakan suasana religius yang menjadi bagian dari budaya positif sekolah.
Dengan tertib, para siswa mengikuti kegiatan ibadah bersama sebagai bentuk pembiasaan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus membangun kesadaran bahwa pendidikan karakter tidak hanya diperoleh melalui pembelajaran di dalam kelas.
Kegiatan salat duha berjamaah ini menjadi salah satu upaya SDN 45 Lempangan dalam membentuk peserta didik yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga memiliki akhlak, kedisiplinan, tanggung jawab, dan sikap religius dalam kehidupan sehari-hari.
Sebanyak 68 siswa, mulai dari kelas I sampai kelas VI, mengikuti kegiatan tersebut dengan penuh ketertiban. Pelaksanaan secara berjamaah juga menjadi ruang untuk menanamkan nilai kebersamaan serta membiasakan siswa menjalankan ibadah secara konsisten.
Kepala SDN 45 Lempangan, Burhanuddin, S.Pd menegaskan pentingnya pembiasaan keagamaan dalam proses pendidikan peserta didik.
Melalui kegiatan salat duha berjamaah ini, kami berharap anak-anak terbiasa melaksanakan ibadah sejak dini. Bukan hanya sekadar menjalankan rutinitas, tetapi juga memahami nilai kedisiplinan, kebersamaan, dan keteladanan yang dapat mereka terapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Menurutnya, pendidikan karakter merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari proses pembentukan generasi masa depan. Karena itu, pembiasaan positif di sekolah perlu dilakukan secara konsisten agar nilai-nilai yang ditanamkan dapat menjadi bagian dari perilaku peserta didik.
Rutinitas salat duha setiap Jumat pagi pun diharapkan terus menjadi budaya positif di SDN 45 Lempangan. Dari kegiatan sederhana tersebut, sekolah berupaya menanamkan fondasi karakter religius yang diharapkan tumbuh dan terbawa dalam kehidupan siswa, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.
Di balik 68 siswa yang berdiri dalam satu barisan, ada sebuah ikhtiar besar: membangun generasi yang cerdas dalam ilmu, kuat dalam karakter, dan dekat dengan nilai-nilai agama. (yaya)