Bimtek SPMI Gugus 2, Sekolah Penerima BOS Kinerja Sinjai Perkuat Budaya Mutu
Kabarpendidikan.net — Bimbingan Teknis (Bimtek) Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) bagi sekolah penerima BOS Kinerja Terbaik Tahun 2026 Gugus 2 resmi dibuka pada Sabtu, 19 September 2026, di SD Negeri 84 Mangarabombang, Kabupaten Sinjai.
Kepala Dinas Pendidikan Sinjai, Irwan Suaib membuka bimtek SPMI penerima Bos Kinerja Gugus 2, Sabtu (19/9/2026)
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas satuan pendidikan dalam mengoptimalkan pemanfaatan Dana BOSP Kinerja sekaligus mendorong peningkatan mutu pengelolaan dan layanan pendidikan di sekolah.
Bimtek diikuti kepala sekolah dan guru dari lima satuan pendidikan dalam Gugus 2, yakni SD Negeri 27 Tondong, SD Negeri 84 Mangarabombang, SD Negeri 101 Bulu-bulu, SD Negeri 19 Katondoang, dan SD Negeri 194 Kolasa.
Rangkaian kegiatan dilaksanakan selama tiga hari dengan lokasi berbeda, yaitu 19 September 2026 di SD Negeri 84 Mangarabombang, 20 September 2026 di SD Negeri 101 Bulu-bulu, dan 21 September 2026 di SD Negeri 27 Tondong.
Ketua Gugus 2, Abdul Syukur T., S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada seluruh sekolah yang berhasil meraih predikat sebagai penerima BOS Kinerja Terbaik Tahun 2026.
Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil dari kerja keras, dedikasi, dan komitmen bersama dalam menjaga serta meningkatkan mutu pembelajaran di masing-masing satuan pendidikan.
“Saya sebagai Ketua Gugus 2 mengucapkan apresiasi dan rasa bangga yang setinggi-tingginya. Predikat sebagai penerima BOS Kinerja Terbaik Tahun 2026 ini bukanlah hasil kebetulan, melainkan buah dari kerja keras, dedikasi, serta komitmen bersama dalam menjaga mutu pembelajaran di sekolah masing-masing,” ujar Abdul Syukur.
Ia menegaskan, penghargaan yang diterima sekolah bukan hanya menjadi sebuah pencapaian, tetapi juga membawa tanggung jawab yang lebih besar untuk memastikan peningkatan mutu pendidikan dapat berlangsung secara berkelanjutan.
Melalui Bimtek SPMI, para peserta kembali diarahkan untuk memahami bahwa penjaminan mutu tidak sebatas pemenuhan dokumen administrasi. SPMI harus menjadi bagian dari siklus pengelolaan sekolah, mulai dari pemetaan mutu, perencanaan berbasis data, pelaksanaan program, evaluasi, hingga tindak lanjut perbaikan secara berkelanjutan.
Dalam kegiatan tersebut, Gugus 2 juga menegaskan sejumlah komitmen bersama, di antaranya memperkuat budaya mutu di sekolah, memastikan pengelolaan BOS Kinerja berlangsung secara akuntabel dan memberikan dampak terhadap program prioritas peningkatan mutu pembelajaran, serta memperkuat kolaborasi antarlima sekolah melalui berbagi praktik baik.
“SPMI bukan sekadar pemenuhan dokumen administrasi, melainkan siklus hidup sekolah—mulai dari pemetaan mutu, perencanaan berbasis data, hingga evaluasi berkelanjutan untuk memastikan peningkatan mutu peserta didik secara nyata,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sinjai, Irwan Suaib, S.STP., M.Si., dalam sambutannya menekankan bahwa peningkatan mutu pendidikan harus menjadi perhatian dan tanggung jawab bersama yang diwujudkan melalui langkah-langkah nyata di satuan pendidikan.
Ia mengatakan, sekolah perlu terus melakukan pembenahan, evaluasi, dan pengembangan agar berbagai program yang dilaksanakan benar-benar memberikan dampak terhadap kualitas pembelajaran serta peningkatan layanan kepada peserta didik.
“Mutu pendidikan bukan hanya menjadi tanggung jawab satu pihak. Ini adalah tanggung jawab kita bersama, dan harus dimulai dari bagaimana sekolah merencanakan, melaksanakan, mengevaluasi, kemudian melakukan perbaikan secara berkelanjutan,” kata Irwan Suaib.
Irwan juga berharap seluruh peserta mengikuti rangkaian Bimtek dengan baik dan aktif. Dengan demikian, materi yang diperoleh tidak berhenti sebagai pengetahuan, tetapi dapat diterapkan dan ditindaklanjuti melalui program nyata di sekolah masing-masing.
Ia turut memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Bimtek BOSP Kinerja Terbaik Tahun 2026. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi ruang penting untuk berbagi pengalaman, memperkuat kapasitas satuan pendidikan, serta mendorong pemanfaatan program dan anggaran secara lebih efektif dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan.
Selain membuka kegiatan, Kadisdik Sinjai Irwan Suaib juga hadir sebagai narasumber dalam Bimtek tersebut. Sementara itu, Fasilitator Daerah Alimin, S.Pd., M.Pd., Kepala SMA Negeri 13 Sinjai, turut memberikan materi mengenai Implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) Satuan Pendidikan.
Kegiatan turut dihadiri Koordinator Pengawas Satuan Pendidikan Mappaompo, Ketua K3S Sinjai Timur Ramli Nawir, serta Ketua Komite Sekolah SD Negeri 84 Mangarabombang Drs. Syamsuddin Umar.
Melalui pelaksanaan Bimtek ini, Gugus 2 diharapkan semakin mampu membangun budaya mutu yang konsisten, memperkuat kolaborasi antarsatuan pendidikan, serta memastikan pemanfaatan Dana BOSP Kinerja benar-benar diarahkan untuk mendukung peningkatan kualitas pembelajaran dan layanan pendidikan.
Dengan semangat kolaborasi dan perbaikan berkelanjutan, sekolah-sekolah penerima BOS Kinerja Terbaik Tahun 2026 Gugus 2 diharapkan dapat mempertahankan capaian sekaligus terus menghadirkan praktik-praktik baik yang memberikan manfaat nyata bagi peserta didik dan kemajuan pendidikan di Kabupaten Sinjai. (amar)