Kepala SD Negeri No. 219 Pukkiseng Dorong Transformasi Digital melalui Pengimbasan Digitalisasi Pembelajaran
| Kepala SD Negeri No. 219 Pukkiseng, Muhammad Amin, saat memberikan pengimbasan digitalisasi pembelajaran serta memimpin pembentukan dan penyusunan SOP dan Tim Digitalisasi Sekolah, Kamis (10/9/2026). |
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya sekolah dalam memperkuat pemanfaatan teknologi digital dalam proses pembelajaran serta meningkatkan kapasitas guru dan tenaga kependidikan dalam menghadapi tuntutan transformasi pendidikan di era digital.
Dalam kegiatan tersebut, Muhammad Amin memberikan pengimbasan kepada warga sekolah mengenai pentingnya pemanfaatan teknologi sebagai bagian dari proses pembelajaran yang efektif, inovatif, dan relevan dengan kebutuhan peserta didik. Digitalisasi pembelajaran tidak hanya diarahkan pada penggunaan perangkat teknologi, tetapi juga pada bagaimana teknologi dapat dimanfaatkan untuk menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif, efisien, dan bermakna.
Selain pengimbasan, kegiatan juga membahas pembentukan Tim Digitalisasi Sekolah yang nantinya memiliki peran dalam mengoordinasikan, mengembangkan, dan mendukung pelaksanaan berbagai program digital di lingkungan sekolah.
Penyusunan SOP digitalisasi juga menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. SOP disusun sebagai pedoman agar pemanfaatan teknologi dan pelaksanaan program digital di sekolah dapat berjalan secara terarah, sistematis, konsisten, dan berkelanjutan.
Muhammad Amin menekankan bahwa transformasi digital di sekolah membutuhkan keterlibatan seluruh warga sekolah. Menurutnya, keberhasilan digitalisasi bukan hanya bergantung pada ketersediaan perangkat, tetapi juga pada kesiapan sumber daya manusia serta adanya tata kelola yang jelas.
“Digitalisasi pembelajaran harus kita maksimalkan untuk mendukung peningkatan kualitas proses dan hasil belajar. Karena itu, diperlukan kerja sama seluruh warga sekolah, termasuk adanya tim dan SOP yang menjadi pedoman bersama,” ujar Muhammad Amin.
Dengan terbentuknya Tim Digitalisasi Sekolah dan tersusunnya SOP, SD Negeri No. 219 Pukkiseng diharapkan semakin siap mengembangkan ekosistem pembelajaran berbasis digital yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Kegiatan ini sekaligus menjadi langkah konkret SD Negeri No. 219 Pukkiseng dalam mewujudkan tata kelola sekolah yang lebih modern serta mendukung peningkatan kualitas pembelajaran melalui pemanfaatan teknologi secara tepat guna. (Azhar)