Melukis di Atas Kanvas, Siswa Kelas 4 SDN 218 Congkoe Ekspresikan Ide dan Imajinasi

Melukis di Atas Kanvas, Siswa Kelas 4 SDN 218 Congkoe Ekspresikan Ide dan Imajinasi pada Selasa (29/9/26).

KABARPENDIDIKAN.NET
— Siswa kelas 4 SD Negeri 218 Congkoe menunjukkan kreativitas melalui kegiatan melukis di atas kanvas yang dilaksanakan secara berkelompok di dalam kelas. Kegiatan ini menjadi wadah bagi siswa untuk mengekspresikan ide, perasaan, dan imajinasi mereka melalui karya seni. Selasa (29/9/26).

‎Dalam kegiatan tersebut, siswa dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk bersama-sama menuangkan gagasan ke dalam sebuah kanvas. Setiap kelompok diberikan kebebasan untuk mengembangkan ide dan kreativitasnya, sehingga proses melukis berlangsung secara aktif, menyenangkan, dan kolaboratif.
‎
‎Kegiatan melukis ini tidak hanya berorientasi pada hasil karya, tetapi juga memberikan pengalaman belajar kepada siswa dalam mengembangkan kreativitas, keberanian berekspresi, serta kemampuan bekerja sama dengan teman.
‎
‎Kepala SD Negeri 218 Congkoe, Mariati, S.Pd., mengatakan kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya sekolah memberikan ruang kepada siswa untuk mengembangkan kreativitas melalui pengalaman belajar yang menyenangkan.
‎
‎“Kami memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk menuangkan ide, perasaan, dan imajinasinya melalui kegiatan melukis. Mereka dapat berekspresi dengan bebas sekaligus belajar bekerja sama dalam kelompok. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat membuat proses belajar menjadi lebih menyenangkan dan membantu anak mengenali potensi yang mereka miliki,” ujar Mariati.
‎
‎Menurutnya, kegiatan seni dapat menjadi sarana penting dalam mendukung perkembangan siswa, khususnya dalam membangun kreativitas, kepercayaan diri, dan kemampuan berkolaborasi.
‎
‎Antusiasme siswa terlihat selama kegiatan berlangsung. Mereka tampak aktif berdiskusi menentukan konsep gambar, berbagi tugas, serta menuangkan berbagai ide ke atas kanvas secara bersama-sama.
‎
‎Melalui kegiatan melukis tersebut, SD Negeri 218 Congkoe terus mendorong pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga memberikan ruang bagi siswa untuk berkarya, berkreasi, dan mengembangkan potensi diri. (Azhar)