Olah Barang Bekas Jadi Bermanfaat, Mahasiswa UIN Alauddin Makassar Hadirkan Edukasi Kreatif
| Mahasiswa UIN Alauddin Makassar mengolah barang bekas menjadi barang bermanfaat di SDN 38 Tombolo, Kecamatan Tellulimpoe |
Kegiatan ini bukan sekadar aktivitas membuat sesuatu dari barang bekas. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi sebuah proses edukasi yang menanamkan kreativitas, kepedulian terhadap lingkungan, kemandirian, serta kemampuan peserta didik untuk melihat sesuatu yang sederhana dari sudut pandang yang berbeda.
Melalui praktik secara langsung, peserta didik diajak untuk memahami bahwa barang yang dianggap tidak terpakai belum tentu tidak memiliki nilai. Dengan kreativitas dan keterampilan, barang bekas dapat diolah menjadi berbagai benda yang bermanfaat, menarik, dan dapat mendukung kebutuhan lingkungan sekolah.
Kehadiran mahasiswa UIN Makassar Angkatan 79 menjadi bagian penting dalam memperkaya pengalaman belajar peserta didik. Mereka tidak hanya memberikan materi, tetapi juga menghadirkan pembelajaran nyata melalui praktik, kolaborasi, dan pengalaman langsung.
Bagi SD Negeri 38 Tombolo, kegiatan ini merupakan bentuk nyata dari semangat sekolah untuk menghadirkan pembelajaran yang kontekstual, kreatif, dan berorientasi pada pembentukan karakter peserta didik.
“Pendidikan tidak hanya tentang apa yang kita ketahui, tetapi juga tentang bagaimana pengetahuan itu kita gunakan untuk menciptakan sesuatu yang bermanfaat,” ungkap Plt Kepala SDN 38 Tombolo, Haerlani Amir, S.Pd.
Oleh karena itu dia berharap, kolaborasi antara SD Negeri 38 Tombolo dan mahasiswa UIN Makassar Angkatan 79 dapat terus memberikan inspirasi, pengalaman, dan manfaat bagi peserta didik.
"Karena dari tangan-tangan kreatif anak-anak hari ini, kita sedang menyiapkan generasi yang mampu berpikir kritis, berkarya, peduli lingkungan, dan menjadi bagian dari solusi," kuncinya. (amar)