Revitalisasi SDN 30 Tongke-Tongke Hadirkan Lingkungan Belajar Lebih Aman dan Nyaman

Revitalisasi SDN 30 Tongke-Tongke Hadirkan Lingkungan Belajar Lebih Aman dan Nyaman
Kabarpendidikan.net — Program revitalisasi membawa perubahan signifikan terhadap kondisi SD Negeri 30 Tongke-Tongke, Kecamatan Sinjai Timur. Sekolah yang berada di kawasan pesisir tersebut kini memiliki lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman, bersih, dan layak setelah mendapatkan program revitalisasi.
Sebelum direvitalisasi, sejumlah bagian bangunan sekolah mengalami kerusakan akibat paparan udara dan air laut. Kondisi tersebut terutama terlihat pada dinding dan beberapa fasilitas sekolah yang terdampak hawa air garam, sehingga secara bertahap mengalami pengikisan dan penurunan kondisi fisik bangunan.
Kondisi bangunan yang berada di kawasan pesisir tersebut tidak hanya memengaruhi tampilan sekolah, tetapi juga kenyamanan warga sekolah dalam menjalankan aktivitas pembelajaran. Lingkungan ruang belajar yang kurang optimal menjadi salah satu tantangan yang harus dihadapi guru dan peserta didik dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar.
Setelah program revitalisasi dilaksanakan, kondisi sekolah mengalami perubahan yang cukup signifikan. Ruang kelas kini tampil lebih bersih dan tertata, sementara bagian bangunan yang sebelumnya mengalami kerusakan telah diperbaiki sehingga lebih layak digunakan untuk menunjang aktivitas pembelajaran.
Kepala SD Negeri 30 Tongke-Tongke, Muhammad Qadri, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas terlaksananya program revitalisasi tersebut. Menurutnya, perbaikan kondisi fisik sekolah memberikan dampak positif terhadap kenyamanan guru dan peserta didik dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran.
“Alhamdulillah, setelah mendapatkan revitalisasi, kondisi sekolah kami jauh lebih baik. Ruang kelas menjadi lebih bersih, aman, dan nyaman. Perubahan ini tentu sangat kami syukuri karena lingkungan belajar yang baik sangat membantu guru dan peserta didik dalam melaksanakan proses pembelajaran,” ujar Muhammad Qadri.
Ia menambahkan, kondisi sekolah yang berada di wilayah pesisir memang membutuhkan perhatian dan perawatan secara berkelanjutan karena bangunan lebih rentan terdampak paparan udara serta air laut. Dengan kondisi bangunan yang telah diperbaiki, pihak sekolah berharap seluruh warga sekolah dapat bersama-sama menjaga fasilitas yang telah tersedia.
“Sekolah kami berada di kawasan pesisir, sehingga pemeliharaan bangunan memang menjadi hal yang penting. Kami berharap fasilitas yang sudah diperbaiki ini dapat dijaga bersama agar bisa digunakan dalam jangka panjang dan terus memberikan kenyamanan bagi peserta didik,” tambahnya.
Revitalisasi tersebut tidak hanya memperbaiki kondisi fisik bangunan, tetapi juga menghadirkan suasana belajar yang lebih mendukung. Lingkungan sekolah yang lebih layak diharapkan dapat meningkatkan semangat peserta didik untuk belajar serta memberikan ruang yang lebih nyaman bagi guru dalam melaksanakan tugas pendidikan.
Dengan revitalisasi ini, SDN 30 Tongke-Tongke terus berupaya memanfaatkan fasilitas yang ada untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan mendukung peningkatan kualitas pembelajaran bagi seluruh peserta didik. (Amar)