Upacara Bersama Polsek Sinjai Utara, SDN 82 Tokinjong Perkuat Pendidikan Karakter dan Cegah Kenakalan Remaja Sejak Dini

Kanit Binmas Polsek Sinjai Utara, Aiptu Catur Wahyu Anggoro menjadi pembina upacara di SDN 82 Tokinjong, Senin (28/9/2026
Kabarpendidikan.net — Upacara bendera Senin pagi di SD Negeri 82 Tokinjong, Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai, berlangsung berbeda dari biasanya. Senin (28/9/2026), kegiatan tersebut menghadirkan jajaran Polsek Sinjai Utara sebagai pembina upacara sekaligus momentum pembinaan karakter dan edukasi bagi para peserta didik.

Dalam amanatnya, Kanit Binmas Polsek Sinjai Utara, Aiptu Catur Wahyu Anggoro, menyampaikan sejumlah pesan penting kepada siswa, di antaranya tentang kedisiplinan, bahaya bullying, narkoba, tertib berlalu lintas, serta pentingnya bijak dalam menggunakan media sosial. Pembinaan tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi siswa dalam membangun sikap dan perilaku positif sejak dini.

Kepala SD Negeri 82 Tokinjong, Rosdianah, S.Pd., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kapolsek Sinjai Utara beserta jajaran atas sinergi yang terjalin antara kepolisian dan pihak sekolah.

“Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih kepada Kapolsek dan jajaran Polsek Sinjai Utara yang telah berkenan menjadi pembina upacara pada hari ini. Ini adalah bentuk nyata sinergitas antara Polri dan sekolah dalam membina generasi muda,” ujar Rosdianah.

Menurutnya, kehadiran kepolisian di tengah-tengah siswa memberikan nilai edukatif sekaligus membangun pemahaman bahwa polisi merupakan mitra dan sahabat anak.

“Amanat yang disampaikan sangat menyentuh dan relevan dengan kondisi anak-anak kita saat ini. Tentang pentingnya disiplin, bahaya bullying, bahaya narkoba, tertib berlalu lintas, dan bijak bermedia sosial. Anak-anak tentu mendapatkan pengalaman berbeda ketika pesan-pesan tersebut disampaikan langsung oleh Bapak Polisi,” jelasnya.

Rosdianah berharap kegiatan pembinaan seperti ini tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi dapat dilaksanakan secara berkelanjutan. Ia ingin para siswa semakin disiplin, menghormati guru dan orang tua, menjauhi berbagai bentuk kenakalan remaja, serta fokus meraih cita-cita.

“Polisi adalah sahabat anak, bukan untuk ditakuti, tetapi menjadi tempat belajar tentang hukum, kedisiplinan dan tanggung jawab,” katanya.

Ia juga menegaskan komitmen sekolah untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan bebas dari bullying. Menurutnya, sinergi dengan kepolisian menjadi salah satu langkah penting dalam mendukung upaya pencegahan kekerasan dan kenakalan di lingkungan sekolah.

“Kami ingin menciptakan sekolah yang aman, nyaman, dan zero bullying. Dengan adanya pembinaan rutin dari Polsek, kami merasa didampingi dalam upaya pencegahan kekerasan dan kenakalan di lingkungan sekolah. Ini juga mendukung program Sekolah Ramah Anak,” ungkapnya.

Selain sekolah dan kepolisian, Rosdianah mengajak orang tua serta masyarakat untuk turut mengambil peran dalam mengawasi pergaulan dan aktivitas anak. Menurutnya, pendidikan karakter tidak hanya berlangsung di sekolah, tetapi juga harus diperkuat di lingkungan keluarga dan masyarakat.

“Apa yang dibina di sekolah harus dilanjutkan pengawasannya di rumah. Mari kita bersama-sama menjaga anak-anak kita dari pengaruh negatif lingkungan maupun penggunaan gadget yang tidak tepat,” tuturnya.

Di akhir keterangannya, Rosdianah berharap sinergi antara SD Negeri 82 Tokinjong, Polsek Sinjai Utara, orang tua, dan masyarakat dapat terus diperkuat dan menjadi agenda pembinaan secara rutin.

“Harapan kami, siswa semakin disiplin dan menjauhi kenakalan remaja, sekolah menjadi aman dan nyaman, serta terjalin sinergi yang kuat antara sekolah, polisi, dan masyarakat dalam menjaga generasi penerus,” pungkasnya. (tya)