![]() |
| Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa menyerahkan bantuan seragam sekolah gratis di SMPN 7 Sinjai, Selasa (1/8/2023) |
KABARPENDIDIKAN.ONLINE, SINJAI -- Program seragam dan perlengkapan gratis untuk siswa baru yang dilaksanakan Pemkab Sinjai sudah menyasar 33.390 siswa. Jumlah peserta didik yang terbantu tersebut merupakan akumulasi sejak lima tahun kepemimpinan Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa (ASA). Program ini pun terbukti pro terhadap kebutuhan rakyat.
Berdasarkan data yang dihimpun melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Sinjai. Puluhan ribu penerima bantuan siswa baru tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) itu mulai pada tahun 2019 sampai 2023. Dengan total anggaran mencapai Rp14 miliar
Untuk tahun 2019 sebanyak 6.747 penerima, terdiri dari 3.531 siswa SD dan 3.216 siswa SMP. Tahun 2020 sebanyak 6.697 penerima yang terdiri dari 3.659 siswa SD dan 3.038 siswa SMP.
Kemudian, tahun 2021 sebanyak 6.621 penerima yang terdiri dari 3.618 siswa SD dan 3.003 siswa SMP. Lalu, tahun 2022 sebanyak 6.186 penerima dengan rincian 3.902 siswa SD dan siswa 2.914 SMP. Sementara tahun 2023 kembali direalisasikan untuk 6.509 siswa. Terdiri dari 3.479 siswa SD dan 3.030 siswa SMP
Bupati Sinjai bersama istri, Andi Nurhilda Daramata Seto menyerahkan bantuan ini di SMPN 7 Sinjai, Selasa, (1/8/2023). Ratusan siswa di sekolah itu menerima bantuan berupa seragam dan perlengkapan gratis untuk tahun anggaran 2023.
Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa mengaku memberi perhatian serius terhadap program seragam sekolah gratis ini. Bahkan, dijadikan sebagai salah satu program unggulan yang dilaksanakan sejak tahun pertama kepemimpinannya.
Kata dia, program ini dia gagas karena merespons keluhan masyarakat saat ia menjadi calon Bupati pada tahun 2018 lalu. Dia mendapat aspirasi terkait tingginya biaya seragam dan perlengkapan sekolah yang harus dikeluarkan untuk siswa baru. Bahkan, sejumlah orang tua mengurungkan niatnya untuk menyekolahkan anaknya akibat keterbatasan ekonomi.
Atas dasar itu, dia tergerak untuk menyiapkan program yang bisa meringankan orang tua siswa. Dengan menyiapkan program seragam sekolah gratis untuk siswa baru tingkat SD dan SMP. Malah, program ini tidak hanya menyasar warga kurang mampu. Melainkan semua siswa baru diberikan bantuan yang sama.
"Saya tidak ingin ada warga kami tidak sekolah karena kendala biaya, makanya kami hadir untuk membantu masyarakat sehingga kesulitan tersebut bisa teratasi," ungkap ASA beberapa waktu lalu.
Jenis bantuan yang diberikan berupa seragam sekolah yang terdiri dari baju, celana, dasi, dan topi. Termasuk perlengkapan sekolah berupa tas, dan alat tulis menulis.
(iad)
