Kreatif Angkat Materi Bahasa Indonesia, Guru SMPN 3 Sinjai Juara 2 Nasional eduCreatorChallenge 2026

Kabar Pendidikan
0


Kabarpendidikan.net -- Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh insan pendidikan.  Guru UPTD SMP Negeri 3, Nurul Ilma berhasil meraih juara 2 tingkat nasional pada ajang Lomba Video Sobat Beraksi kategori Guru dan Dosen (eduCreatorChallenge). 


Event tersebut diselenggarakan oleh United Tractors bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional Tahun 2026.


Dalam kompetisi tersebut, Nurul Ilma mengangkat tema pembelajaran Bahasa Indonesia yang dikaitkan dengan dunia kerja. Melalui video berjudul “Teks Prosedur a.k.a SOP”, ia menjelaskan pentingnya teks prosedur sebagai dasar pemahaman Standard Operating Procedure (SOP) di lingkungan kerja, termasuk di perusahaan seperti United Tractors.


“Temanya tentang mengajar yang mudah dicerna dan dipahami lewat video. Tema yang saya angkat adalah teks prosedur dalam pelajaran Bahasa Indonesia, tapi dikaitkan dengan dunia kerja, dalam hal ini SOP di dunia kerja seperti Perusahaan United Tractors,” ungkap Nurul Ilma melalui WhatsApp.


Ia menambahkan, pesan utama yang ingin disampaikan dalam videonya adalah pentingnya membaca buku petunjuk atau manual book sebagai bagian dari keselamatan kerja.


“Saya ingin menyampaikan bahwa membaca buku petunjuk atau manual book itu sangat penting sebagai bekal keselamatan dunia kerja. Cikal bakal dari SOP ini ada dalam pelajaran Bahasa Indonesia, utamanya pembahasan teks prosedur,” jelasnya.


Ia mengaku tidak menyangka mampu meraih posisi juara di tingkat nasional, mengingat banyaknya karya peserta lain yang dinilai sangat berkualitas.


“Yang pasti tidak menyangka, lalu sangat bersyukur. Saya memantau tagar lomba untuk melihat karya peserta lain dan karya mereka tentu banyak yang bagus,” tuturnya.


Atas prestasi tersebut, Nurul Ilma menerima hadiah berupa sebuah tablet dan piagam penghargaan sebagai bentuk apresiasi dari penyelenggara. Di akhir wawancara, ia menyampaikan pesan inspiratif bagi sesama guru agar terus belajar dan produktif dalam berkarya.


“Saya pikir sebagai guru kita tidak boleh berhenti belajar. Kita harus belajar untuk menang, belajar untuk kalah juga. Menjadi guru bukan hanya mengajar, tapi juga melibatkan diri agar bisa memberi manfaat yang luas,” pungkasnya. (redaksi)

Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)