15 Menit Sebelum Belajar, SDN 135 Palae Bangun Budaya Literasi Setiap Rabu
Kabarpendidikan.net — Membiasakan peserta didik dekat dengan buku dan pengetahuan terus menjadi perhatian SDN 135 Palae. Melalui kegiatan literasi rutin, sekolah memanfaatkan 15 menit sebelum proses belajar mengajar dimulai sebagai waktu khusus bagi peserta didik untuk membaca dan memperkaya wawasan.
SDN 135 Palae bangun budaya literasi dengan membaca 15 menit sebelum belajar setiap hari Rabu
Kegiatan tersebut dilaksanakan secara konsisten setiap hari Rabu setiap pekan. Pembiasaan ini menjadi bagian dari upaya sekolah dalam menumbuhkan budaya literasi sekaligus membangun kebiasaan positif sebelum peserta didik mengikuti pembelajaran di kelas.
Selama 15 menit, peserta didik diarahkan untuk membaca berbagai bahan bacaan yang sesuai dengan usia dan kebutuhan mereka. Kegiatan sederhana tersebut diharapkan mampu membangun minat baca serta menjadikan aktivitas membaca sebagai kebiasaan yang menyenangkan.
Kegiatan literasi sebelum pembelajaran memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk memulai hari sekolah dengan aktivitas yang edukatif. Membaca tidak hanya membantu menambah pengetahuan, tetapi juga dapat melatih konsentrasi, memperkaya kosakata, serta mendorong kemampuan memahami informasi.
Konsistensi pelaksanaan setiap Rabu menjadi salah satu kekuatan program tersebut. Dengan dilakukan secara rutin, sekolah berupaya menjadikan literasi bukan sekadar kegiatan sesaat, melainkan bagian dari budaya sekolah.
Kepala SDN 135 Palae, Amrullah, S.Pd., Gr menegaskan pentingnya membangun kebiasaan membaca sejak dini.
Menurutnya, kegiatan literasi yang dilakukan secara rutin diharapkan dapat menumbuhkan kecintaan peserta didik terhadap buku sekaligus mendukung kemampuan mereka dalam memahami berbagai informasi.
“Kami ingin kegiatan literasi menjadi kebiasaan positif bagi peserta didik. Dengan meluangkan waktu 15 menit sebelum pembelajaran, kami berharap anak-anak semakin terbiasa membaca, memiliki wawasan yang lebih luas, dan mampu memahami informasi dengan baik,” ujar Amrullah.
Ia berharap seluruh warga sekolah dapat terus mendukung kegiatan tersebut sehingga budaya literasi semakin tumbuh dan berkembang di lingkungan SDN 135 Palae.
Kegiatan membaca secara rutin diharapkan menjadi fondasi bagi peserta didik untuk mengembangkan kemampuan belajar di berbagai bidang. Semakin kuat budaya literasi, semakin besar pula peluang peserta didik untuk memperoleh informasi, mengembangkan daya pikir, dan meningkatkan kemampuan memahami materi pembelajaran.
Melalui pelaksanaan literasi selama 15 menit setiap Rabu, SDN 135 Palae terus berupaya menciptakan lingkungan sekolah yang mendorong peserta didik untuk gemar membaca dan belajar sepanjang hayat.
Langkah sederhana tersebut menjadi bagian dari komitmen sekolah dalam membangun generasi yang gemar membaca, berwawasan luas, kritis, dan siap menghadapi tantangan pendidikan di masa depan. (yaya)