Ciptakan Sekolah Aman dan Bebas Perundungan, SMPN 2 Sinjai Gelar Sosialisasi SELARAS
Kabarpendidikan.net – Upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, ramah, inklusif, serta bebas dari bullying atau perundungan dan kekerasan seksual terus diperkuat di lingkungan sekolah. Salah satunya melalui kegiatan Sosialisasi dan Layanan Konseling Remaja Sinjai (SELARAS) yang digelar di UPTD SMPN 2 Sinjai.
SMPN 2 Sinjai menggelar sosialisasi SELARAS, Senin (12/10/2026)
Kegiatan tersebut berlangsung pada Senin, 12 Oktober 2026, bertempat di Aula Padaidi UPTD SMPN 2 Sinjai. Sosialisasi dibawakan oleh Kepala Dinas P3AP2KB Kabupaten Sinjai, Andi Ariany Djalil, S.Kep., Ns., M.M bersama tim, dengan berkolaborasi dengan Tim SELARAS UIAD Kabupaten Sinjai.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memberikan pemahaman kepada peserta didik mengenai pentingnya membangun relasi yang sehat, saling menghargai, serta menciptakan lingkungan sekolah yang mampu memberikan rasa aman bagi seluruh warga sekolah.
Dalam sosialisasi tersebut, peserta mendapatkan edukasi dan pemahaman terkait berbagai persoalan yang dapat dihadapi remaja, termasuk pentingnya mengenali bentuk-bentuk perundungan, mencegah kekerasan seksual, serta mengetahui langkah yang tepat ketika menghadapi persoalan yang membutuhkan pendampingan dan layanan konseling.
Kepala Dinas P3AP2KB Kabupaten Sinjai, Andi Ariany Djalil, S.Kep., Ns., M.M bersama tim memberikan penguatan mengenai pentingnya kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan pihak terkait dalam menciptakan ruang tumbuh yang sehat bagi remaja.
Program SELARAS diharapkan tidak hanya menjadi sarana penyampaian informasi, tetapi juga membuka ruang bagi remaja untuk mendapatkan pendampingan ketika menghadapi persoalan pribadi maupun sosial. Dengan demikian, siswa dapat tumbuh menjadi pribadi yang lebih percaya diri, mampu menjaga diri, menghargai orang lain, dan berani mencari bantuan ketika menghadapi situasi yang tidak aman.
Kepala UPTD SMPN 2 Sinjai, Dra. Sitti Najmiah, M.M., menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, edukasi dan pendampingan bagi remaja merupakan bagian penting dalam membangun budaya sekolah yang positif.
“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan pemahaman dan kesadaran kepada seluruh peserta didik tentang pentingnya saling menghargai, menjaga diri, serta berani menyampaikan ketika mengalami atau melihat tindakan perundungan maupun kekerasan. Kami ingin UPTD SMPN 2 Sinjai menjadi lingkungan belajar yang aman, nyaman, ramah, inklusif, dan memberikan rasa terlindungi kepada seluruh siswa,” ujar Sitti Najmiah.
Ia juga berharap kolaborasi dengan Dinas P3AP2KB dan Tim SELARAS UIAD dapat terus berlanjut sehingga siswa memperoleh akses edukasi dan pendampingan yang tepat dalam menghadapi berbagai tantangan pada masa remaja.
Melalui kegiatan ini, UPTD SMPN 2 Sinjai menegaskan komitmennya untuk terus membangun budaya sekolah yang positif dan menjadikan keamanan serta kenyamanan peserta didik sebagai bagian penting dalam mendukung proses pembelajaran.
Sekolah yang aman bukan hanya tempat siswa belajar, tetapi juga ruang bagi mereka untuk tumbuh, berkembang, dan membangun masa depan tanpa rasa takut dari perundungan maupun kekerasan. (yaya)