Harumkan Nama Sekolah, Siswi SDN 124 Lura Raih Juara III Pidato Bahasa Bugis pada FTBI 2026
Kabarpendidikan.net – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan SD Negeri 124 Lura. Salah satu peserta didik terbaiknya, Mahdiyatul Izzati, berhasil meraih Juara III Lomba Pidato Bahasa Bugis Tingkat Sekolah Dasar dalam ajang Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Tingkat Kecamatan Sinjai Utara Tahun 2026.
Siswa SDN 124 Lura Mahdiyatul Izzati (dua dari kiri) meraih juara 3 lomba pidato bahasa bugis FTBI Sinjai Utara, Selasa (13/10/202
Kegiatan yang berlangsung pada 12–13 Oktober 2026 di SD Negeri No. 1 Balangnipa tersebut menjadi ajang bagi peserta didik dari berbagai sekolah dasar se-Kecamatan Sinjai Utara untuk menunjukkan kemampuan, kreativitas, dan kecintaan terhadap bahasa serta budaya daerah, khususnya bahasa Bugis.
Keberhasilan Mahdiyatul Izzati menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar SD Negeri 124 Lura. Prestasi ini tidak hanya mencerminkan kemampuan peserta didik dalam berpidato menggunakan bahasa Bugis, tetapi juga menunjukkan keberanian, kepercayaan diri, serta semangat generasi muda dalam menjaga warisan budaya daerah.
Kepala SD Negeri 124 Lura, Hj. Sitti Hasna, S.Pd menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas pencapaian yang berhasil diraih peserta didiknya dalam ajang tersebut.
"Alhamdulillah, kami sangat bangga atas prestasi yang diraih ananda Mahdiyatul Izzati. Keberhasilan ini menjadi kebahagiaan bagi seluruh keluarga besar SD Negeri 124 Lura. Kami berharap pencapaian ini menjadi motivasi bagi peserta didik lainnya untuk terus belajar, mengembangkan potensi, dan berani menunjukkan kemampuan terbaiknya," ungkapnya.
Menurutnya, FTBI bukan sekadar ajang perlombaan untuk memperebutkan gelar juara, tetapi juga memiliki peran penting dalam menanamkan kecintaan terhadap bahasa daerah sejak usia dini.
Ia menilai bahwa bahasa Bugis merupakan bagian dari identitas budaya yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi penerus, terutama di tengah perkembangan zaman yang semakin modern.
"Melalui kegiatan FTBI, anak-anak tidak hanya dilatih untuk tampil percaya diri dan berkompetisi secara sehat, tetapi juga diajak memahami bahwa bahasa daerah merupakan kekayaan budaya yang sangat berharga. Kami ingin peserta didik tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, berprestasi, dan tetap bangga terhadap bahasa serta budayanya sendiri," jelasnya.
Lebih lanjut, Hj. Sitti Hasna berharap keberhasilan tersebut semakin memperkuat semangat sekolah dalam mengembangkan pembelajaran bahasa daerah serta memberikan ruang bagi peserta didik untuk menyalurkan bakat dan kreativitasnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para guru pembimbing yang telah memberikan pendampingan dan motivasi, serta kepada seluruh pihak yang telah mendukung partisipasi SD Negeri 124 Lura dalam kegiatan FTBI 2026.
"Terima kasih kepada para guru yang terus membimbing dan mendampingi anak-anak kita. Kepada ananda Mahdiyatul Izzati, teruslah belajar, jangan cepat berpuas diri, dan jadikan prestasi ini sebagai langkah awal untuk meraih keberhasilan yang lebih tinggi. Menang adalah kebanggaan, tetapi keberanian untuk tampil dan terus belajar merupakan pencapaian yang tidak kalah penting," pesannya.
Hj. Sitti Hasna juga berharap Festival Tunas Bahasa Ibu dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai wadah pembinaan bakat, penguatan karakter, sekaligus pelestarian bahasa dan sastra daerah di lingkungan pendidikan.
Prestasi Mahdiyatul Izzati menjadi bukti bahwa peserta didik SD Negeri 124 Lura mampu bersaing sekaligus berkontribusi dalam menjaga kelestarian bahasa Bugis. Melalui panggung FTBI 2026, SD Negeri 124 Lura menegaskan komitmennya untuk terus mencetak generasi yang berprestasi, percaya diri, dan bangga terhadap warisan budaya daerah. (tya)