SDN Nomor 86 melaksanakan upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Halaman Sekolah, Selasa (2/6/2026)
Kabarpendidikan.net, BULUPODDO – SD Negeri No. 8 Hilalang menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di halaman sekolah, Desa Lamatti Riaja, Kecamatan Bulupoddo, Selasa (2/6/2026). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pendidik, tenaga kependidikan, dan peserta didik dengan penuh khidmat.
Upacara mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia” dan dipimpin langsung oleh Kepala SD Negeri No. 8 Hilalang, Harlinah, selaku Pembina Upacara.
Rangkaian kegiatan berlangsung sesuai tata upacara bendera yang diawali dengan penghormatan kepada pemimpin upacara, pengibaran Bendera Merah Putih diiringi lagu Indonesia Raya, mengheningkan cipta, pembacaan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, pembacaan teks Pancasila, janji murid, amanat pembina upacara, doa, hingga menyanyikan lagu wajib nasional.
Dalam amanatnya, Harlinah menegaskan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila merupakan momentum penting untuk menumbuhkan kecintaan terhadap bangsa dan negara serta memperkuat karakter peserta didik melalui pengamalan nilai-nilai luhur Pancasila.
“Pancasila bukan hanya dasar negara, tetapi juga pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Melalui peringatan ini, kami ingin menanamkan nilai gotong royong, toleransi, tanggung jawab, dan semangat persatuan kepada seluruh peserta didik sejak usia dini,” ujarnya.
Menurutnya, sekolah memiliki peran strategis dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila. Oleh karena itu, berbagai program pembiasaan di sekolah terus diarahkan untuk memperkuat pendidikan karakter peserta didik.
Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 menjadi momentum bagi seluruh warga SD Negeri No. 8 Hilalang untuk memperkokoh komitmen dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara, ideologi bangsa, dan pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan semangat persatuan dan cinta tanah air semakin tumbuh di kalangan peserta didik sebagai generasi penerus bangsa yang akan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia di masa depan. (redaksi)